Arsip:

Berita

Kolaborasi Industri dan Akademisi, Bhumi Varta Technology Jalin Kerja Sama Strategis dengan Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Yogyakarta, 19 Mei 2026 — Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menerima kunjungan dari Bhumi Varta Technology yang diselenggarakan selama dua hari pada 18–19 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri geospasial. Agenda utama kegiatan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Bhumi Varta Technology dan DTK SV UGM. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang penyelenggaraan kegiatan magang industri, pelaksanaan kegiatan praktisi mengajar, dan kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan pendidikan pada bidang teknologi dan informasi geospasial.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rivan Harits selaku Head of Sales Bhumi Varta Technology dan Rania Brawijaya selaku Business Development Partnership Specialist Bhumi Varta Technology turut berkontribusi sebagai mitra praktisi dalam kuliah teori mata kuliah Aplikasi SIG untuk Sosial, Ekonomi, dan Bisnis serta Aplikasi SIG untuk Transportasi dan Logistik pada Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis Angkatan 2023 (Semester 6). Kehadiran praktisi industri ini memberikan perspektif nyata kepada mahasiswa terkait implementasi Sistem Informasi Geografis (SIG) diberbagai sektor strategis.

Mahasiswa mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai pemanfaatan teknologi geospasial menggunakan platform LOKASI Intelligence sebagai produk unggulan Bhumi Varta Technology yang dijelaskan oleh Rania Brawijaya, baik secara penggunaan dan implementasi. Rivan Harits menjelaskan peran SIG pada bidang sosial, ekonomi, dan bisnis, materi mencakup Expansion Analysis yang meliputi Hexa Analysis, Site Profiling, dan Channel Classification untuk menentukan lokasi bisnis potensial berdasarkan karakteristik wilayah dan aktivitas masyarakat. Selain itu, Territory Planning Analysis mengintegrasikan data mobilitas dan SES (Socio Economic Status) untuk menghasilkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan tepat sasaran. Mahasiswa juga diperkenalkan pada konsep New Customer Acquisition dalam menentukan strategi ekspansi seperti penempatan ATM, aktivitas pemasaran berbasis lokasi, serta identifikasi pelanggan baru melalui analisis spasial. Aspek Asset Management, analisis POI, kompetitor, dan klasifikasi SES menjadi dasar dalam menentukan wilayah ekspansi bisnis yang optimal.

Sementara itu, pada mata kuliah Aplikasi SIG untuk Transportasi dan Logistik, Rivan Harits menghadirkan studi implementasi SIG dalam analisis mobilitas masyarakat, penentuan virtual stops, serta prediksi puncak permintaan penumpang. Integrasi data mobilitas, POI, dan transportasi publik juga diperkenalkan untuk mendukung konsep Mobility as a Service (MaaS). Lebih lanjut, SIG dimanfaatkan dalam analisis logistik untuk mengidentifikasi wilayah ekspansi potensial, mengevaluasi performa distribusi, dan memperkirakan potensi pendapatan berbasis data spasial dan sosial ekonomi. Konsep Transit-Oriented Development (TOD) turut dibahas sebagai pendekatan pengembangan kawasan berbasis transportasi publik yang didukung oleh data demografi, mobilitas, serta pola konsumsi masyarakat. Penerapan analisis Red Ocean dan Blue Ocean dalam menentukan rekomendasi tenant dan peluang bisnis di kawasan TOD seperti MRT dan LRT, dengan mempertimbangkan tingkat persaingan usaha, kebutuhan pasar, kepadatan penduduk, mobilitas masyarakat, serta potensi ekonomi wilayah untuk mendukung pengembangan transportasi dan kawasan perkotaan.

Melalui integrasi materi teori dan praktik berbasis platform LOKASI Intelligence, kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Diharapkan, kolaborasi ini mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa serta memperkuat kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan dibidang geospasial, khususnya pada bidang SIG pada sektor ekonomi, bisnis, transportasi, dan logistik.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan kritis mengenai integrasi data spasial, optimalisasi jaringan logistik, serta prospek karier di bidang geospasial menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap perkembangan teknologi ini.

DTK SV UGM dan Bhumi Varta Technology diharapkan terjalin hubungan yang berkelanjutan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi kebutuhan industri. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen kedua pihak dalam mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi geospasial untuk pembangunan berkelanjutan.

Tim Gisformer Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Raih Juara 1 Hackathon Competition Geophysics Day 4.0 Universitas Pertamina

Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SIG DTK SV UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim Gisformer UGM berhasil meraih Juara 1 pada ajang Hackathon Competition Geophysics Day 4.0 yang diselenggarakan oleh Universitas Pertamina pada 4–5 Mei 2026 di Jakarta. Kompetisi bergengsi bertema “Bridging Science and Society Through Geophysical Interpretation” tersebut mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkompetisi dalam bidang interpretasi dan pengolahan data geofisika. Pada babak final, sebanyak lima tim dari sejumlah universitas ternama, di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, bersaing menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menyelesaikan tantangan berbasis data geospasial dan geofisika.

Tim Gisformer UGM terdiri atas tiga mahasiswa angkatan 2024 Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis, yaitu Zulfatah Ahmad Khoiruddin, Hardika Ahmad Tegar Prakoso, dan Norman Addie Widjaya. Dalam kompetisi tersebut, tim tampil impresif sejak tahap awal hingga final dan berhasil unggul atas para finalis lainnya. Keberhasilan ini merupakan hasil dari persiapan intensif yang dilakukan selama kurang lebih satu bulan di bawah bimbingan Ade Febri Sandhini Putri, S.Si., M.Sc. selaku dosen pembimbing. Selama masa persiapan, tim fokus memperkuat kemampuan analisis data geofisika, pengolahan data spasial, serta teknik presentasi ilmiah. Dukungan dari Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada juga turut berperan dalam mendukung pencapaian tersebut.

Tim Gisformer menghasilkan produk utama berupa Peta Kesesuaian Pemasangan Turbin Angin di Jawa Tengah. Peta ini disusun melalui analisis dan interpretasi empat parameter geospasial secara terpisah menggunakan bahasa pemrograman Python meliputi data sesar, jenis tanah, topografi dari data DEM, dan data potensi angin. Seluruh proses pengolahan data geospasial dilakukan secara programatik menggunakan library Python seperti GeoPandas, Rasterio, dan Matplotlib sehingga menghasilkan visualisasi peta yang informatif dan reproducible. Hasil analisis keempat parameter tersebut kemudian disintesis secara ilmiah untuk menghasilkan klasifikasi zona kesesuaian dari kelas rendah hingga tinggi. Produk akhir ini menjadi rekomendasi spasial berbasis sains yang dapat dimanfaatkan sebagai acuan perencanaan energi terbarukan di wilayah Jawa Tengah.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada dan seluruh civitas akademika. Selain menjadi bukti dedikasi tinggi para anggota tim, pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi dalam mengharumkan nama almamater baik di kancah nasional maupun internasional.

Workshop “SLAM and RTK Integration to Map the Future with Falcon X” Hadirkan Pengalaman Praktis Teknologi Geospasial

Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) kembali menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas melalui workshop bertajuk “SLAM and RTK Integration to Map the Future with Falcon X”. Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Mei 2026 pukul 08.00–16.00 WIB di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial, khususnya dalam memahami integrasi teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic) dalam kegiatan pemetaan modern. Workshop ini diikuti oleh mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian SV UGM serta peserta umum yang memiliki minat dibidang survei dan pemetaan.

Workshop yang terselenggara melalui kolaborasi dengan PT Etrax Indo Sejahtera ini menghadirkan Muhamad Hasan Albana, S.T. selaku Manager Technical Engineer sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau mengajak peserta memahami bagaimana teknologi SLAM dan RTK bekerja secara terintegrasi dalam proses pemetaan modern, serta bagaimana teknologi tersebut mampu menghasilkan data geospasial dengan tingkat akurasi tinggi.

Tidak hanya mendengarkan materi, peserta juga diajak terlibat langsung dalam praktik penggunaan alat Falcon X. Dengan penuh antusias, mahasiswa mencoba mengoperasikan perangkat tersebut untuk melakukan pemindaian di area sekitar gedung perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Perangkat Falcon X yang digunakan mampu merekam lingkungan secara real-time yang menghasilkan jutaan titik data (point cloud) yang kemudian diolah menjadi informasi spasial yang detail dan presisi.

Momen praktik menjadi salah satu bagian yang paling menarik. Peserta dapat melihat secara langsung bagaimana data yang diambil di lapangan segera divisualisasikan dan memberikan gambaran nyata tentang proses pemetaan modern yang cepat dan efisien. Interaksi langsung dengan teknologi ini membuka pemahaman baru bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat keterkaitan antara teori yang dipelajari di kelas dengan kebutuhan di dunia industri.

Sepanjang kegiatan, diskusi berlangsung aktif dan dinamis. Berbagai pertanyaan muncul, mulai dari aspek teknis penggunaan alat hingga peluang penerapan teknologi SLAM dan RTK di berbagai sektor. Hal ini menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap penguasaan teknologi geospasial yang semakin berkembang.

Melalui workshop ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi dengan industri. Upaya ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi dan mitra industri.

Pelatihan LiDAR Topocraft bertajuk Precision Mapping Lab 2026 bersama Aksara Lab Indonesia

Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) kembali menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas melalui Pelatihan LiDAR Topocraft: Precision Mapping Lab 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Divisi Riset dan Pengembangan Keluarga Mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian (KMDTK) periode 2025/2026 yang berfokus pada penguatan kompetensi teknis di bidang geospasial, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum.

Pelatihan ini terselenggara melalui kolaborasi strategis dengan Aksara Lab Indonesia sebagai mitra profesional di bidang teknologi survei dan pemetaan. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam menjembatani kebutuhan akademik dan praktik industri, khususnya dalam pengolahan data LiDAR.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 08.00–12.00 WIB di Laboratorium Geomatika C, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa lintas program studi dan perguruan tinggi hingga peserta dari kalangan umum. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan penguasaan teknologi LiDAR semakin luas dan relevan di berbagai sektor.

Secara substansi, pelatihan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran praktis untuk memahami alur kerja (workflow) pengolahan data LiDAR secara komprehensif dan presisi. Peserta dibekali pemahaman mulai dari proses akuisisi, pengolahan, hingga interpretasi data, guna menghasilkan informasi geospasial yang akurat dan sesuai dengan standar profesional di industri pemetaan.

Lebih dari sekadar pelatihan, Pelatihan LiDAR Topocraft menjadi wadah kolaboratif untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan mengeksplorasi potensi riset berbasis data geospasial. Ruang interaksi yang terbuka ini diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi yang relevan dengan tantangan di bidang kebumian, khususnya dalam navigasi dan perencanaan tata ruang. Melalui kegiatan ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, baik dari kalangan akademisi maupun masyarakat umum, dalam menghadapi perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat.

Pelatihan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan teknis peserta, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan serta pengembangan teknologi LiDAR dalam bidang geospasial, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui penyediaan data spasial yang akurat untuk perencanaan wilayah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor industri.

Eksplorasi Drone LiDAR, Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Ikuti Kuliah Umum dan Praktik Bersama Praktisi Industri

Yogyakarta, 27 April 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2025, Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (dtk SV UGM) mengikuti kuliah umum bertajuk “One Flight, Millions of Points: Performance Evaluation of DJI Zenmuse L3 LiDAR on the M400 Platform”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial, khususnya terkait pemanfaatan teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) berbasis drone untuk menghasilkan data berpresisi tinggi.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber dari PT Geo Investama Mandiri (GIM Surveyor), Rahmat Muslih Febriyanto, S.T., selaku Direktur PT Geo Investama Mandiri. Dalam pemaparannya, Rahmat menjelaskan secara komprehensif mengenai performa sensor LiDAR DJI Zenmuse L3 yang diintegrasikan dengan platform drone M400 dalam kegiatan survei dan pemetaan. Ia juga membagikan pengalaman implementasi teknologi tersebut dalam berbagai proyek industri, mulai dari pemetaan topografi hingga pemantauan infrastruktur.

Kegiatan yang berlangsung di Hall Gedung Perpustakaan SV UGM ini dibuka dengan sambutan dari, Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM, serta Rahmat Muslih Febriyanto, S.T., selaku Direktur PT Geo Investama Mandiri. Dalam sambutannya, Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi dengan industri sebagai langkah untuk menjembatani kebutuhan akademik dengan tuntutan dunia kerja. Senada dengan hal tersebut, Direktur PT Geo Investama Mandiri juga menegaskan bahwa perkembangan teknologi geospasial yang sangat pesat menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang aplikatif.

Kegiatan berlangsung secara tertib dan interaktif, dengan antusiasme peserta yang tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi, terutama terkait aspek teknis penggunaan LiDAR, tantangan di lapangan, serta proses pengolahan data. Diskusi ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman sekaligus memperoleh wawasan langsung dari praktisi yang berpengalaman dibidangnya.

Dalam sesi materi, peserta diperkenalkan pada konsep dasar hingga penerapan lanjutan teknologi LiDAR. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah kemampuan sistem LiDAR dalam menghasilkan jutaan titik data (point cloud) hanya dalam satu kali penerbangan drone. Data tersebut kemudian diolah menjadi informasi geospasial yang akurat dan detail yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

Selain itu, narasumber juga menjelaskan alur kerja teknologi LiDAR secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan misi penerbangan, akuisisi data di lapangan, proses pengolahan data menggunakan perangkat lunak khusus, hingga tahap evaluasi kualitas data. Penjelasan ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai bagaimana teknologi tersebut diterapkan dalam praktik profesional.

Tidak hanya bersifat teoritis, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung di lapangan dan praktik pengolahan data LiDAR. Mahasiswa berkesempatan untuk melihat dan terlibat dalam proses penerbangan drone serta pengambilan data LiDAR. Melalui praktik ini, peserta dapat memahami secara lebih mendalam prosedur operasional serta tantangan teknis yang dihadapi dalam kegiatan survei berbasis drone.

Kegiatan ditutup dengan sesi penutupan dengan foto bersama dan pemberian merchandise bagi peserta yang aktif. Kegiatan kuliah umum dan praktik ini menjadi salah satu wujud komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi terkini. Melalui kolaborasi dengan mitra industri, mahasiswa tidak hanya dibekali dengan pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa TSPD mampu mengembangkan kompetensi di bidang geospasial secara lebih komprehensif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sinergi antara perguruan tinggi dan industri akan terus diperkuat guna mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap berkontribusi dalam pembangunan berbasis data geospasial.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Kuliah Umum PT Aspac Geo Survey Dorong Sinergi Pendidikan Vokasi dan Industri

Yogyakarta, 24 April 2026 – Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menjalin kerja sama strategis dengan PT Aspac Geo Survey melalui kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Kuliah Umum yang diselenggarakan di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri geospasial di tengah pesatnya perkembangan teknologi pemetaan modern.

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Dr. Endang Soelistyowati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni Sekolah Vokasi UGM yang menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kevin Sie selaku Chief Executive Officer PT Aspac Geo Survey yang menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dibidang geospasial melalui program kolaboratif dengan perguruan tinggi.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama (MoU dan Perjanjian Kerja Sama) antara Sekolah Vokasi UGM dan PT Aspac Geo Survey. Penandatanganan dilakukan oleh Dr. Endang Soelistyowati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni SV UGM serta Kevin Sie selaku Chief Executive Officer PT Aspac Geo Survey.

Usai penandatanganan, sesi foto bersama dan penyerahan plakat sebagai simbol penguatan kemitraan. Sesi ini dihadiri oleh Kevin Sie selaku Chief Executive Officer PT Aspac Geo Survey, Dr. Endang Soelistiyowati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni SV UGM, Alvin Sie selaku Chief Operating Officer PT Aspac Geo Survey, Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM, serta dosen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM. Momen ini menjadi representasi komitmen bersama dalam mendukung kolaborasi berkelanjutan antara dunia pendidikan dan industri.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan kuliah umum yang mengangkat tema “Better Engineering for Better Future: Point Cloud Processing and NavVis MLX 3D Scanning”. Sesi ini disampaikan oleh Ziki Wahyu Rinaldi selaku Product & Business Development Manager PT Aspac Geo Survey. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan perkembangan teknologi geospasial terkini, khususnya dalam pengolahan data dan pemanfaatan teknologi LiDAR untuk ekstraksi fitur serta pemodelan tiga dimensi.

Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar alur pengolahan data, hingga penerapannya di berbagai sektor seperti konstruksi, pemetaan infrastruktur, dan dokumentasi bangunan. Selain itu, dijelaskan pula pemanfaatan teknologi pemindaian berbasis SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) yang memungkinkan proses akuisisi data dilakukan secara lebih cepat, efisien, dan akurat. Pemahaman terhadap teknologi ini dinilai menjadi kompetensi penting bagi mahasiswa dibidang survei dan pemetaan.

Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi demonstrasi alat pemindaian 3D NavVis MLX yang dibawakan oleh Niken Ayu Safitri selaku Product Specialist PT Aspac Geo Survey. Dalam sesi ini, peserta dikenalkan secara langsung dengan perangkat NavVis MLX dari cara penggunaan, proses pengambilan data, dan hasil pemindaian yang dihasilkan.

Mahasiswa DTK SV UGM juga diberikan kesempatan untuk mencoba secara langsung alat tersebut. Antusiasme peserta terlihat saat mereka mempraktikkan penggunaan NavVis MLX serta memahami bagaimana teknologi ini dimanfaatkan dalam kegiatan survei dan pemetaan. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi geospasial modern di dunia industri.

Kegiatan kuliah umum berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menggali lebih dalam terkait implementasi teknologi, tantangan dalam pengolahan data geospasial, serta peluang karier di industri survei dan pemetaan. Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap perkembangan teknologi geospasial terkini.

Kolaborasi antara Sekolah Vokasi UGM dan PT Aspac Geo Survey ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis praktik serta memperkuat keterkaitan antara kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata di dunia kerja. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan dapat tercipta sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi dibidang geospasial.

Kuliah Umum GIS oleh Esri Indonesia: Membuka Wawasan Teknologi, Industri, dan Karier di Bidang Geospasial

Yogyakarta, 22 April 2026 – Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Geographic Information Systems in Practice: Technology, Industry, and Career Pathways”. Kegiatan yang dilaksanakan di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM menghadirkan tim dari Esri Indonesia sebagai narasumber utama dengan tujuan memberikan wawasan komprehensif mengenai perkembangan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) serta peluang karier di industri geospasial.

Acara diawali dengan registrasi peserta yang diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta civitas akademika Departemen Teknologi Kebumian SV UGM. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Master of Ceremony (MC) dan dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk kelancaran acara. Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi geospasial di era digital saat ini. Beliau menekankan bahwa mahasiswa perlu membekali diri tidak hanya dengan kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap kebutuhan industri. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Irvan Salim, BSc selaku Industry Enablement Program Team Lead dari Esri Indonesia yang mengapresiasi kolaborasi antara dunia akademik dan industri sebagai langkah strategis dalam mencetak talenta geospasial yang siap kerja.

Sementara itu, Dr. Endang Soelistiyowati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni SV UGM dalam sambutannya menegaskan komitmen Sekolah Vokasi UGM dalam memperluas jejaring kemitraan dengan industri guna meningkatkan kualitas lulusan. Beliau juga berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkembang.

Sebagai bentuk apresiasi, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata yang diberikan oleh Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM kepada pihak Esri Indonesia serta sesi foto bersama antara Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni SV UGM, pengelola dan dosen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM, serta perwakilan Esri Indonesia.

Memasuki inti acara, sesi kuliah umum diisi dengan penyampaian materi oleh tim Esri Indonesia dan dipandu oleh moderator Karen Slamet Hardjo, S.Si., M.Sc. selaku Dosen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM. Materi pertama disampaikan oleh Irvan Salim, BSc yang memaparkan profil perusahaan serta peran Esri sebagai salah satu penyedia teknologi SIG terkemuka di dunia. Peserta kemudian diperkenalkan pada gambaran umum platform ArcGIS sebagai ekosistem perangkat lunak yang mendukung pengolahan, analisis, dan visualisasi data geospasial.

Selanjutnya, materi dilanjutkan oleh Yanuar Aji Nugroho, S.Si., M.Eng. selaku Product and Technology Team Lead Esri Indonesia. Dalam pemaparannya, beliau membahas lebih dalam mengenai perkembangan teknologi SIG terkini, termasuk integrasi dengan kecerdasan buatan (GeoAI), serta pemanfaatan big data dalam analisis spasial. Beliau juga menyoroti bagaimana teknologi geospasial berperan penting dalam berbagai sektor dan dapat menangani berbagai masalah dalam perspektif keruangan.

Selain itu, sesi ini juga mengulas berbagai peluang karier di bidang geospasial. Tim Esri Indonesia memberikan gambaran mengenai kebutuhan industri terhadap tenaga ahli SIG serta kompetensi yang harus dimiliki oleh lulusan. Peserta turut diperkenalkan dengan berbagai program yang disediakan oleh Esri Indonesia untuk mahasiswa, seperti pelatihan, sertifikasi, hingga peluang beasiswa.

Kegiatan ini semakin menarik dengan adanya sesi berbagi pengalaman dari penerima beasiswa ikatan dinas Esri Indonesia, yaitu Azril Rozaqi Al Rosyid dan Minarni Kukilo Buhana dari Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis angkatan 2022. Keduanya menceritakan pengalaman berharga selama menjalani program internship di Esri Indonesia, mulai dari keterlibatan dalam proyek nyata hingga pengembangan keterampilan teknis dan profesional di bidang SIG.

Melalui pengalaman tersebut, mereka tidak hanya memperdalam pemahaman terhadap teknologi geospasial, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai dinamika kerja di industri. Sesi ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa tentang bagaimana ilmu yang dipelajari dibangku kuliah dapat diaplikasikan secara langsung di dunia kerja, sekaligus memotivasi peserta untuk aktif mencari peluang pengembangan diri.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan diajukan oleh mahasiswa seputar teknologi SIG, implementasinya di dunia kerja, hingga strategi membangun karier di industri geospasial. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab secara komprehensif oleh Irvan Salim, BSc dan Yanuar Aji Nugroho, S.Si, M.Eng., sehingga memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi peserta.

Kegiatan ditutup dengan sesi penutupan dengan foto bersama dan pemberian merchandise bagi peserta yang aktif bertanya. Kuliah umum ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di era transformasi digital, khususnya dibidang geospasial.

Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengadakan Kuliah Umum bertema Teknologi LiDAR dan Fotogrametri untuk Data Geospasial Presisi

Yogyakarta, 2 April 2026 — Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri untuk Data Geospasial Presisi” yang berlangsung di Hall Gedung Perpustakaan SV UGM. Kegiatan ini menghadirkan praktisi dari PT Karta Bhumi Nusantara dan diikuti oleh mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dengan antusias.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC yang memandu jalannya kegiatan secara tertib dan komunikatif. Selanjutnya, acara secara resmi dibuka oleh dosen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM, Ir. Hanif Ilmawan, S.T., M.Eng., IPP. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan teknologi mutakhir di bidang geospasial, khususnya dalam menghadapi perkembangan industri yang semakin dinamis. Teknologi drone berbasis LiDAR dan fotogrametri dinilai memiliki peran strategis dalam menghasilkan data geospasial yang presisi, efisien, dan relevan untuk berbagai sektor pembangunan.

Kuliah umum kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim dari PT Karta Bhumi Nusantara. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai prinsip dasar teknologi LiDAR (Light Detection and Ranging) serta fotogrametri, termasuk keunggulan, perbedaan, dan implementasinya di lapangan. Pemateri juga menjelaskan bagaimana integrasi kedua teknologi tersebut mampu menghasilkan data spasial dengan tingkat akurasi tinggi yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan pemetaan.

Tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi demonstrasi alat penggunaan drone LiDAR oleh tim PT Karta Bhumi Nusantara. Demonstrasi alat ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai alur operasional penggunaan drone, mulai dari persiapan alat, proses akuisisi data di lapangan, hingga pengolahan data awal. Mahasiswa terlihat sangat antusias menyaksikan dan mencoba langsung teknologi tersebut.

Interaksi antara pemateri dan peserta semakin hidup pada sesi tanya jawab. Mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari aspek teknis penggunaan drone LiDAR, tantangan di lapangan, hingga peluang karier di industri geospasial. Partisipasi aktif ini mendapat apresiasi dari pihak PT Karta Bhumi Nusantara yang kemudian memberikan merchandise sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang berani dan kritis dalam bertanya.

Sebagai bentuk apresiasi dan simbol kerja sama, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM juga menyerahkan plakat kepada PT Karta Bhumi Nusantara. Momen ini menjadi penanda hubungan baik antara dunia akademik dan industri yang diharapkan dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan kolaboratif di masa mendatang, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengembangan teknologi.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah yang diikuti oleh seluruh peserta dan narasumber. Suasana keakraban terlihat jelas saat mahasiswa dan pemateri saling berdiskusi secara informal. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan atas terselenggaranya kuliah umum ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dapat memperluas wawasan serta meningkatkan pemahaman praktis terkait teknologi drone LiDAR dan fotogrametri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia industri, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja yang menuntut kompetensi tinggi di bidang geospasial. Kuliah umum dan demonstrasi ini menjadi bukti nyata komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan, aplikatif, dan selaras dengan perkembangan teknologi terkini.

Departemen Teknologi Kebumian SV UGM Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dengan Tausiah Bertema Kunci Kebahagiaan dalam Perspektif Islam

Yogyakarta, 10 Maret 2026 - Dalam rangka menyambut peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus mempererat tali silaturahmi di lingkungan akademik, Departemen Teknologi Kebumian  Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menyelenggarakan kegiatan salat zuhur berjamaah yang dilanjutkan dengan tausiah keagamaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sidang 1 Departemen Teknologi Kebumian dan dihadiri oleh dosen serta tenaga kependidikan di lingkungan DTK SV UGM.

Acara diawali dengan pelaksanaan salat zuhur berjamaah sebagai bentuk penguatan nilai-nilai spiritual di tengah aktivitas akademik dan profesional. Momentum ini menjadi kesempatan bagi sivitas akademika untuk bersama-sama meningkatkan keimanan serta mempererat kebersamaan melalui ibadah.

Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ini dibuka secara resmi oleh Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Ketua Departemen. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa momentum Nuzulul Qur’an merupakan kesempatan penting bagi umat Muslim untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan DTK SV UGM.

Setelah pelaksanaan salat berjamaah dan sambutan dari Ketua Departemen, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Dr. Anindya Sricandra Prasidya, S.T., M.Eng. selaku dosen Departemen Teknologi Kebumian. Dalam tausiahnya yang berjudul “Kunci-Kunci Kebahagiaan dalam Perspektif Islam”, Dr. Anindya mengajak para peserta untuk merefleksikan makna kebahagiaan yang sejati menurut ajaran Islam. Beliau menekankan bahwa kebahagiaan tidak semata-mata diukur dari pencapaian materi, melainkan dari kedekatan manusia dengan Allah SWT, rasa syukur, serta kemampuan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa salah satu kunci utama kebahagiaan dalam Islam adalah memiliki hati yang penuh syukur dan kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Menurutnya, manusia yang mampu mensyukuri nikmat yang dimiliki serta bersabar dalam menghadapi kesulitan akan memperoleh ketenangan hati yang menjadi sumber kebahagiaan sejati.

Melalui kegiatan ini, Departemen Teknologi Kebumian tidak hanya berupaya membangun lingkungan akademik yang unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai religius dan kebersamaan di antara sivitas akademika. Peringatan Nuzulul Qur’an diharapkan dapat menjadi momentum refleksi bagi seluruh peserta untuk semakin mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Wisuda Mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian SV UGM Periode II 2025/2026

Mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti prosesi wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang dilaksanakan pada 25 Februari 2026 di Grha Sabha Pramana. Prosesi wisuda ini menjadi penanda kelulusan mahasiswa setelah menyelesaikan rangkaian pendidikan vokasi di bidang teknologi kebumian.

Pada periode ini, Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis (SIG) meluluskan 8 mahasiswa, sedangkan Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) meluluskan 15 mahasiswa. Selama masa studi, para mahasiswa memperoleh pembelajaran yang mengombinasikan teori, praktik laboratorium, serta kegiatan lapangan yang berkaitan dengan survei, pemetaan, dan teknologi geospasial.

Selain sebagai seremoni akademik, wisuda juga menjadi momentum bagi para lulusan untuk memasuki dunia profesional dengan bekal kompetensi yang telah diperoleh selama masa studi. Keahlian di bidang survei, pemetaan, dan sistem informasi geografis diharapkan dapat mendukung berbagai kebutuhan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan wilayah dan pemanfaatan data geospasial.

Melalui momentum wisuda ini, para lulusan diharapkan dapat mengaplikasikan kompetensi yang telah diperoleh untuk berkontribusi dalam berbagai bidang pekerjaan yang memanfaatkan data dan informasi geospasial. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, serta turut mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kualitas lulusan vokasi yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.