Arsip:

PERJANJIAN KERJA SAMA

Kolaborasi Industri dan Akademisi, Bhumi Varta Technology Jalin Kerja Sama Strategis dengan Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Yogyakarta, 19 Mei 2026 — Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menerima kunjungan dari Bhumi Varta Technology yang diselenggarakan selama dua hari pada 18–19 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri geospasial. Agenda utama kegiatan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Bhumi Varta Technology dan DTK SV UGM. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang penyelenggaraan kegiatan magang industri, pelaksanaan kegiatan praktisi mengajar, dan kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan pendidikan pada bidang teknologi dan informasi geospasial.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rivan Harits selaku Head of Sales Bhumi Varta Technology dan Rania Brawijaya selaku Business Development Partnership Specialist Bhumi Varta Technology turut berkontribusi sebagai mitra praktisi dalam kuliah teori mata kuliah Aplikasi SIG untuk Sosial, Ekonomi, dan Bisnis serta Aplikasi SIG untuk Transportasi dan Logistik pada Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis Angkatan 2023 (Semester 6). Kehadiran praktisi industri ini memberikan perspektif nyata kepada mahasiswa terkait implementasi Sistem Informasi Geografis (SIG) diberbagai sektor strategis.

Mahasiswa mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai pemanfaatan teknologi geospasial menggunakan platform LOKASI Intelligence sebagai produk unggulan Bhumi Varta Technology yang dijelaskan oleh Rania Brawijaya, baik secara penggunaan dan implementasi. Rivan Harits menjelaskan peran SIG pada bidang sosial, ekonomi, dan bisnis, materi mencakup Expansion Analysis yang meliputi Hexa Analysis, Site Profiling, dan Channel Classification untuk menentukan lokasi bisnis potensial berdasarkan karakteristik wilayah dan aktivitas masyarakat. Selain itu, Territory Planning Analysis mengintegrasikan data mobilitas dan SES (Socio Economic Status) untuk menghasilkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan tepat sasaran. Mahasiswa juga diperkenalkan pada konsep New Customer Acquisition dalam menentukan strategi ekspansi seperti penempatan ATM, aktivitas pemasaran berbasis lokasi, serta identifikasi pelanggan baru melalui analisis spasial. Aspek Asset Management, analisis POI, kompetitor, dan klasifikasi SES menjadi dasar dalam menentukan wilayah ekspansi bisnis yang optimal.

Sementara itu, pada mata kuliah Aplikasi SIG untuk Transportasi dan Logistik, Rivan Harits menghadirkan studi implementasi SIG dalam analisis mobilitas masyarakat, penentuan virtual stops, serta prediksi puncak permintaan penumpang. Integrasi data mobilitas, POI, dan transportasi publik juga diperkenalkan untuk mendukung konsep Mobility as a Service (MaaS). Lebih lanjut, SIG dimanfaatkan dalam analisis logistik untuk mengidentifikasi wilayah ekspansi potensial, mengevaluasi performa distribusi, dan memperkirakan potensi pendapatan berbasis data spasial dan sosial ekonomi. Konsep Transit-Oriented Development (TOD) turut dibahas sebagai pendekatan pengembangan kawasan berbasis transportasi publik yang didukung oleh data demografi, mobilitas, serta pola konsumsi masyarakat. Penerapan analisis Red Ocean dan Blue Ocean dalam menentukan rekomendasi tenant dan peluang bisnis di kawasan TOD seperti MRT dan LRT, dengan mempertimbangkan tingkat persaingan usaha, kebutuhan pasar, kepadatan penduduk, mobilitas masyarakat, serta potensi ekonomi wilayah untuk mendukung pengembangan transportasi dan kawasan perkotaan.

Melalui integrasi materi teori dan praktik berbasis platform LOKASI Intelligence, kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Diharapkan, kolaborasi ini mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa serta memperkuat kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan dibidang geospasial, khususnya pada bidang SIG pada sektor ekonomi, bisnis, transportasi, dan logistik.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan kritis mengenai integrasi data spasial, optimalisasi jaringan logistik, serta prospek karier di bidang geospasial menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap perkembangan teknologi ini.

DTK SV UGM dan Bhumi Varta Technology diharapkan terjalin hubungan yang berkelanjutan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi kebutuhan industri. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen kedua pihak dalam mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi geospasial untuk pembangunan berkelanjutan.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Kuliah Umum PT Aspac Geo Survey Dorong Sinergi Pendidikan Vokasi dan Industri

Yogyakarta, 24 April 2026 – Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menjalin kerja sama strategis dengan PT Aspac Geo Survey melalui kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Kuliah Umum yang diselenggarakan di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri geospasial di tengah pesatnya perkembangan teknologi pemetaan modern.

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Dr. Endang Soelistyowati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni Sekolah Vokasi UGM yang menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kevin Sie selaku Chief Executive Officer PT Aspac Geo Survey yang menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dibidang geospasial melalui program kolaboratif dengan perguruan tinggi.

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama (MoU dan Perjanjian Kerja Sama) antara Sekolah Vokasi UGM dan PT Aspac Geo Survey. Penandatanganan dilakukan oleh Dr. Endang Soelistyowati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni SV UGM serta Kevin Sie selaku Chief Executive Officer PT Aspac Geo Survey.

Usai penandatanganan, sesi foto bersama dan penyerahan plakat sebagai simbol penguatan kemitraan. Sesi ini dihadiri oleh Kevin Sie selaku Chief Executive Officer PT Aspac Geo Survey, Dr. Endang Soelistiyowati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni SV UGM, Alvin Sie selaku Chief Operating Officer PT Aspac Geo Survey, Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM, serta dosen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM. Momen ini menjadi representasi komitmen bersama dalam mendukung kolaborasi berkelanjutan antara dunia pendidikan dan industri.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan kuliah umum yang mengangkat tema “Better Engineering for Better Future: Point Cloud Processing and NavVis MLX 3D Scanning”. Sesi ini disampaikan oleh Ziki Wahyu Rinaldi selaku Product & Business Development Manager PT Aspac Geo Survey. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan perkembangan teknologi geospasial terkini, khususnya dalam pengolahan data dan pemanfaatan teknologi LiDAR untuk ekstraksi fitur serta pemodelan tiga dimensi.

Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar alur pengolahan data, hingga penerapannya di berbagai sektor seperti konstruksi, pemetaan infrastruktur, dan dokumentasi bangunan. Selain itu, dijelaskan pula pemanfaatan teknologi pemindaian berbasis SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) yang memungkinkan proses akuisisi data dilakukan secara lebih cepat, efisien, dan akurat. Pemahaman terhadap teknologi ini dinilai menjadi kompetensi penting bagi mahasiswa dibidang survei dan pemetaan.

Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi demonstrasi alat pemindaian 3D NavVis MLX yang dibawakan oleh Niken Ayu Safitri selaku Product Specialist PT Aspac Geo Survey. Dalam sesi ini, peserta dikenalkan secara langsung dengan perangkat NavVis MLX dari cara penggunaan, proses pengambilan data, dan hasil pemindaian yang dihasilkan.

Mahasiswa DTK SV UGM juga diberikan kesempatan untuk mencoba secara langsung alat tersebut. Antusiasme peserta terlihat saat mereka mempraktikkan penggunaan NavVis MLX serta memahami bagaimana teknologi ini dimanfaatkan dalam kegiatan survei dan pemetaan. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi geospasial modern di dunia industri.

Kegiatan kuliah umum berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menggali lebih dalam terkait implementasi teknologi, tantangan dalam pengolahan data geospasial, serta peluang karier di industri survei dan pemetaan. Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap perkembangan teknologi geospasial terkini.

Kolaborasi antara Sekolah Vokasi UGM dan PT Aspac Geo Survey ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis praktik serta memperkuat keterkaitan antara kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata di dunia kerja. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan dapat tercipta sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi dibidang geospasial.