Yogyakarta, 24 April 2026 – Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menjalin kerja sama strategis dengan PT Aspac Geo Survey melalui kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Kuliah Umum yang diselenggarakan di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri geospasial di tengah pesatnya perkembangan teknologi pemetaan modern.
Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Dr. Endang Soelistyowati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni Sekolah Vokasi UGM yang menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kevin Sie selaku Chief Executive Officer PT Aspac Geo Survey yang menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dibidang geospasial melalui program kolaboratif dengan perguruan tinggi.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama (MoU dan Perjanjian Kerja Sama) antara Sekolah Vokasi UGM dan PT Aspac Geo Survey. Penandatanganan dilakukan oleh Dr. Endang Soelistyowati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni SV UGM serta Kevin Sie selaku Chief Executive Officer PT Aspac Geo Survey.
Usai penandatanganan, sesi foto bersama dan penyerahan plakat sebagai simbol penguatan kemitraan. Sesi ini dihadiri oleh Kevin Sie selaku Chief Executive Officer PT Aspac Geo Survey, Dr. Endang Soelistiyowati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni SV UGM, Alvin Sie selaku Chief Operating Officer PT Aspac Geo Survey, Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM, serta dosen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM. Momen ini menjadi representasi komitmen bersama dalam mendukung kolaborasi berkelanjutan antara dunia pendidikan dan industri.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan kuliah umum yang mengangkat tema “Better Engineering for Better Future: Point Cloud Processing and NavVis MLX 3D Scanning”. Sesi ini disampaikan oleh Ziki Wahyu Rinaldi selaku Product & Business Development Manager PT Aspac Geo Survey. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan perkembangan teknologi geospasial terkini, khususnya dalam pengolahan data dan pemanfaatan teknologi LiDAR untuk ekstraksi fitur serta pemodelan tiga dimensi.
Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar alur pengolahan data, hingga penerapannya di berbagai sektor seperti konstruksi, pemetaan infrastruktur, dan dokumentasi bangunan. Selain itu, dijelaskan pula pemanfaatan teknologi pemindaian berbasis SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) yang memungkinkan proses akuisisi data dilakukan secara lebih cepat, efisien, dan akurat. Pemahaman terhadap teknologi ini dinilai menjadi kompetensi penting bagi mahasiswa dibidang survei dan pemetaan.
Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi demonstrasi alat pemindaian 3D NavVis MLX yang dibawakan oleh Niken Ayu Safitri selaku Product Specialist PT Aspac Geo Survey. Dalam sesi ini, peserta dikenalkan secara langsung dengan perangkat NavVis MLX dari cara penggunaan, proses pengambilan data, dan hasil pemindaian yang dihasilkan.
Mahasiswa DTK SV UGM juga diberikan kesempatan untuk mencoba secara langsung alat tersebut. Antusiasme peserta terlihat saat mereka mempraktikkan penggunaan NavVis MLX serta memahami bagaimana teknologi ini dimanfaatkan dalam kegiatan survei dan pemetaan. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi geospasial modern di dunia industri.
Kegiatan kuliah umum berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menggali lebih dalam terkait implementasi teknologi, tantangan dalam pengolahan data geospasial, serta peluang karier di industri survei dan pemetaan. Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap perkembangan teknologi geospasial terkini.
Kolaborasi antara Sekolah Vokasi UGM dan PT Aspac Geo Survey ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis praktik serta memperkuat keterkaitan antara kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata di dunia kerja. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan dapat tercipta sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi dibidang geospasial.