Pos oleh :

DTK SV UGM

Sekolah Vokasi UGM dan Weathernews Inc. Jepang Gelar Seminar Internasional Pemanfaatan Data Cuaca dan Teknologi Digital

Yogyakarta, 2 September 2026 — Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) bekerja sama dengan Weathernews Inc., Jepang, menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “Weather, Climate & Digital Technology: From Data to Intelligent Solutions” di Ballroom Teaching and Learning Center (TILC) SV UGM pada Rabu (2/9). Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan pemanfaatan data cuaca dan iklim bagi sektor bisnis dan industri sekaligus mengeksplorasi penerapan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence) dan teknologi digital dalam menghasilkan solusi berbasis data.

Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng. selaku Dekan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengapresiasi kolaborasi antardepartemen yang mendukung terselenggaranya seminar internasional tersebut. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Chihito Kusabiraki dan Hirokazu Koro dari Weathernews Inc. yang telah berbagi pengetahuan mengenai pemanfaatan data cuaca, iklim, dan teknologi digital kepada sivitas akademika SV UGM. Seminar diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari Departemen Teknologi Kebumian, Departemen Teknik Elektro dan Informatika, dan Departemen Teknik Sipil SV UGM. Kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan Weathernews Inc. sebagai narasumber untuk berbagi wawasan mengenai perkembangan teknologi dan pemanfaatan informasi cuaca serta iklim dalam mendukung inovasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Chihito Kusabiraki dari Weathernews Inc. menyampaikan materi bertajuk “Weather and Climate Information for Innovation, Business, and Climate Change Adaptation”. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa informasi cuaca dan iklim dapat menjadi sumber data strategis untuk mendukung inovasi, efisiensi operasional, dan pengambilan keputusan di berbagai sektor. Pemanfaatan data tersebut semakin penting di tengah meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan perubahan iklim. Dengan dukungan teknologi digital, kecerdasan artifisial, dan analisis data, informasi cuaca dan iklim dapat diolah menjadi solusi yang lebih akurat dan relevan bagi kebutuhan pengguna. Pemanfaatannya mencakup berbagai bidang, seperti transportasi, energi, pertanian, kebencanaan, dan kelautan, sekaligus mendukung upaya adaptasi terhadap perubahan iklim.

Selain itu, Hirokazu Koro menyampaikan informasi mengenai kompetisi dan peluang partisipasi mahasiswa dalam bidang pemanfaatan data observasi satelit. Kesempatan tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan jejaring internasional sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan analisis data dan menghasilkan solusi inovatif berbasis teknologi. Salah satu peluang yang diperkenalkan adalah 2nd Satellite Observation Data Utilization Contest, yang mengusung semangat “To analyze satellite data, understand the Earth, create solutions for a better future”. Kompetisi tersebut ditujukan bagi mahasiswa perguruan tinggi di kawasan Asia-Pasifik.

Dalam kesempatan ini, SV UGM memperoleh tawaran untuk mengikutsertakan hingga sembilan tim mahasiswa. Sebagai bagian dari dukungan terhadap kompetisi, peserta berkesempatan memperoleh perangkat pendukung pengamatan satelit, seperti antena dan penerima (receiver), yang disediakan oleh Weathernews Inc. Kesempatan ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam mengolah dan menganalisis data observasi satelit. Tim dengan capaian terbaik juga berpeluang memperoleh kesempatan untuk berkunjung ke Jepang sebagai bagian dari rangkaian kompetisi.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi SV UGM untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai pemanfaatan data kebumian dan teknologi digital sekaligus memperkuat kolaborasi internasional. Melalui kegiatan seminar dan peluang kompetisi tersebut, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kompetensi dalam pengolahan data, teknologi digital, serta pemecahan masalah berbasis data yang relevan dengan kebutuhan industri dan tantangan perubahan iklim. SV UGM terus mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai sarana menghasilkan inovasi dan solusi bagi berbagai persoalan kebumian. Kolaborasi dengan Weathernews Inc. diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi sivitas akademika SV UGM untuk terlibat dalam pengembangan teknologi dan inovasi di bidang cuaca, iklim, serta observasi bumi.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran dan kompetensi mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi dan pemanfaatan data satelit, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui penguatan pemahaman terhadap informasi cuaca, iklim, dan adaptasi perubahan iklim; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kerja sama internasional antara SV UGM dan Weathernews Inc., Jepang. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan pembelajaran, inovasi, dan pengembangan solusi berbasis teknologi untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

DTK SV UGM Gelar Pelepasan 35 Wisudawan Periode IV Tahun Akademik 2025/2026

Yogyakarta, 19 Agustus 2026 — Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menyelenggarakan Pelepasan Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu (19/8) di Hall Gedung Perpustakaan SV UGM. Sebanyak 35 wisudawan dilepas pada periode ini yang terdiri atas 24 lulusan Program Studi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan 11 lulusan Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD).

Kegiatan diawali dengan persembahan penampilan tarian tradisional dari mahasiswa.  Rangkaian sambutan diawali oleh Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Elan Fajar Hanifan (TSPD 2024) selaku Ketua KMDTK (Keluarga Mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian), dan Syifa Us Sudur (TSPD 2022) selaku perwakilan wisudawan. Prosesi pelepasan dilanjutkan dengan penyerahan plakat kepada para wisudawan. Plakat wisudawan SIG diserahkan oleh Karen Slamet Hardjo, S.Si., M.Sc. dan Dr. Like Indrawati, S.Si., M.Sc., sedangkan plakat wisudawan TSPD diserahkan oleh Annisa Farida Hayuningsih, S.T., M.Eng., Ph.D. selaku Ketua Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar.

DTK SV UGM memberikan apresiasi kepada sejumlah wisudawan atas capaian akademik dan masa studi mereka. Predikat IPK tertinggi Program Studi TSPD diraih oleh Syifa Us Sudur (TSPD 2022) dengan IPK 3,92 sedangkan dari Program Studi SIG diraih oleh Salsabila Eka Fadila dan Hayyu Rahmayani Puspitasari (SIG 2022) dengan IPK 3,85. Untuk kategori masa studi tercepat, Nurnita Permatasari (SIG 2022) menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 9 bulan 11 hari, sedangkan Syifa Us Sudur, Muhammad Iqbal Ariq, dan Muhammad Ridho Muzakki (TSPD 2022) menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 10 bulan 15 hari. Apresiasi juga diberikan kepada wisudawan termuda dari program studi TSPD, predikat tersebut diraih oleh Siti Rauda Afiani (TSPD 2022) pada usia 21 tahun 10 bulan 6 hari. Sementara itu, dari Program Studi SIG, wisudawan termuda diraih oleh Camila Fauzia (SIG 2022) yang berusia 21 Tahun 6 Bulan 2 Hari. Capaian tersebut menjadi bagian dari catatan prestasi para lulusan dalam menyelesaikan pendidikan.

Suasana pelepasan semakin semarak dengan penampilan musik dari band DTK dan tari tradisional yang dibawakan oleh mahasiswa DTK SV UGM. Selain itu, wisudawan Laila Nur Azizah (SIG 2022) mempersembahkan sebuah lagu untuk para dosen, tenaga kependidikan, wisudawan, dan orang tua wisudawan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sebagai momentum untuk mengabadikan kebersamaan bersama para wisudawan. Suasana pelepasan semakin meriah dengan arak-arakan Pasak Bumi yang menjadi salah satu simbol kebersamaan mahasiswa dalam menyambut serta mengantar para wisudawan. Kegiatan tersebut turut menghadirkan semangat kebersamaan dan kemeriahan di tengah rangkaian pelepasan, sekaligus menjadi bentuk apresiasi mahasiswa kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan masa studi di DTK SV UGM.

Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas pencapaian yang telah diraih selama menempuh pendidikan di DTK SV UGM. Kegiatan pelepasan menjadi momentum untuk memberikan apresiasi atas capaian akademik sekaligus melepas para lulusan untuk melanjutkan perjalanan profesional dan pengabdian di berbagai bidang geospasial. Bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan diharapkan dapat menjadi landasan dalam menghadapi perkembangan teknologi kebumian dan geospasial yang semakin dinamis.
Selamat kepada seluruh wisudawan atas capaian yang telah diraih. Semoga ilmu, kompetensi, dan pengalaman yang diperoleh selama masa studi dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung kemajuan bidang geospasial di Indonesia

Departemen Teknologi Kebumian SV UGM Perkuat Kolaborasi Geospasial melalui Seremoni Kerja Sama dan Kuliah Umum

Yogyakarta, 18 Agustus 2026 – Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Seremoni Kerja Sama dan Kuliah Umum bertema “Beyond Mapping: Transformasi Teknologi Geospasial dari Pemetaan menuju Intelligent Decision Making” pada Selasa (18/8) di Ballroom Lantai 2 Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC), Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dengan mitra sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan dan pemanfaatan teknologi geospasial.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknologi Kebumian, Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc., Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Vokasi UGM, Dr. Ir. Wiryanta, S.T., M.T., serta Harya Bima Pratitakusuma selaku perwakilan PT Barrakusuma Spatial Teknologi. Rangkaian seremoni dilanjutkan dengan penyerahan dokumen kerja sama sebagai simbol penguatan sinergi antara Departemen Teknologi Kebumian dan mitra, kemudian diakhiri dengan dokumentasi bersama.

Setelah seremoni kerja sama, acara dilanjutkan dengan Kuliah Umum bertema “Beyond Mapping: Transformasi Teknologi Geospasial dari Pemetaan menuju Intelligent Decision Making”. Tema tersebut mengangkat perkembangan teknologi geospasial yang tidak lagi terbatas pada kegiatan menghasilkan peta, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari penyediaan informasi dan insight untuk mendukung pengambilan keputusan secara lebih tepat dan cerdas.

Kuliah umum menghadirkan tiga narasumber dari perspektif militer dan industri geospasial, yaitu Marsma TNI Kristian Suseno R., S.Si., M.Sc. selaku Direktur Penginderaan Jauh Pusat Geospasial TNI AU, Vella Ahalla Hulaifah Somantri, S.T. selaku Geospatial Manager PT Barrakusuma Spatial Teknologi, serta Dwima Fillailiy Nisa, A.Md. selaku GIS Presales & Support Engineer PT Leica Geosystems Indonesia. Sesi kuliah umum dimoderatori oleh Ade Febri Sandhini Putri, S.Si., M.Sc. selaku dosen Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM. Kehadiran ketiga narasumber memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh wawasan mengenai perkembangan teknologi geospasial dari berbagai perspektif sekaligus mengenal penerapannya di lingkungan profesional.

Melalui pemaparan para narasumber, mahasiswa mendapatkan gambaran yang lebih luas mengenai perkembangan dan pemanfaatan teknologi geospasial di berbagai bidang. Perspektif dari lingkungan militer memberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi geospasial dan penginderaan jauh, sementara perspektif industri memberikan gambaran mengenai perkembangan teknologi, kebutuhan pengguna, serta penerapan solusi geospasial dalam dunia profesional.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa teknologi geospasial tidak hanya berorientasi pada survei, pengukuran, dan pemetaan. Data spasial dapat dikembangkan menjadi informasi yang bernilai untuk mendukung analisis, perencanaan, pemantauan, hingga pengambilan keputusan di berbagai sektor. Hal ini menuntut mahasiswa untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memahami bagaimana data geospasial dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna.

Sesi kuliah umum kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab bersama peserta yang dipandu oleh moderator. Sesi ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan para narasumber, memperdalam materi, serta menggali informasi mengenai perkembangan teknologi, kebutuhan kompetensi di dunia kerja, dan peluang penerapan keilmuan geospasial di berbagai sektor.

Seremoni kerja sama yang dirangkaikan dengan kuliah umum ini menjadi bagian dari komitmen Departemen Teknologi Kebumian dalam membangun dan memperluas jejaring dengan mitra dari berbagai sektor. Kolaborasi dengan dunia industri dan pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat keterkaitan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja serta membuka ruang bagi pengembangan kegiatan akademik, peningkatan kompetensi, pertukaran pengetahuan, dan pengalaman profesional mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi teknis dalam bidang survei dan pemetaan, tetapi juga mampu melihat perkembangan teknologi geospasial secara lebih luas. Transformasi dari mapping menuju intelligent decision making menunjukkan bahwa keilmuan geospasial terus berkembang dan memiliki peran penting dalam menghasilkan informasi yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Pelaksanaan Seremoni Kerja Sama dan Kuliah Umum ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi UGM, dan mitra kerja sama dalam mendukung pengembangan pendidikan serta pemanfaatan teknologi geospasial. Melalui kolaborasi dan pertukaran pengetahuan, pengembangan kompetensi mahasiswa diharapkan semakin relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat maupun dunia kerja.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan wawasan dan kompetensi mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) melalui penguatan pemahaman dan pemanfaatan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri.

TSPD DTK SV UGM Perluas Kolaborasi dengan SPIP Politeknik Agraria STPN

Penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan vokasi menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Semangat tersebut diwujudkan melalui kunjungan akademik Program Studi Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan (SPIP), Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ke Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada hari Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan pendidikan vokasi di bidang survei, pemetaan, dan informasi pertanahan.

Dalam kegiatan tersebut, kedua program studi berdiskusi mengenai berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan dan pengelolaan program studi. Fokus pembahasan meliputi pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengelolaan laboratorium sebagai pendukung pembelajaran praktik, serta strategi peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia profesional.

Melalui forum ini, kedua program studi saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam mengelola pendidikan vokasi yang mengintegrasikan pembelajaran teoritis dengan pengalaman praktik di lapangan. Pertukaran gagasan tersebut diharapkan dapat memperkaya inovasi pembelajaran sekaligus mendorong pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap dinamika teknologi geospasial dan sektor pertanahan.

Selain aspek akademik, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk mengeksplorasi berbagai peluang kolaborasi antarinstitusi. Sejumlah potensi kerja sama yang dibahas mencakup pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, pertukaran pengetahuan serta tenaga ahli, penyelenggaraan seminar maupun kuliah tamu, hingga pemanfaatan fasilitas pembelajaran secara bersama untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi.

Bagi Departemen Teknologi Kebumian, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam memperluas jejaring kemitraan dengan institusi pendidikan dan pemangku kepentingan. Sinergi yang terbangun diharapkan tidak hanya menghasilkan kolaborasi akademik yang berkelanjutan, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman belajar, riset, dan pengembangan profesional yang lebih beragam.

Kunjungan akademik ini sekaligus menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pendidikan vokasi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan.

Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Matangkan Program Akademik dan Perkuat Kolaborasi Industri Sambut Tahun Akademik 2026/2027

Yogyakarta – Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menggelar rapat internal departemen pada tanggal 4 Agustus 2026 sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Rapat yang dipimpin oleh Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM yang dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan DTK SV UGM untuk menyelaraskan program kerja serta memperkuat sinergi antarbidang dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Berbagai agenda strategis menjadi fokus pembahasan, meliputi bidang akademik, kurikulum, dan kemahasiswaan; keuangan, aset, dan sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama, serta berbagai agenda kelembagaan lainnya. Salah satu pembahasan utama adalah kesiapan pelaksanaan perkuliahan Semester Gasal 2026/2027, termasuk penyelenggaraan kuliah umum sebagai rangkaian penyambutan mahasiswa baru angkatan 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkenalkan lingkungan akademik, budaya belajar, serta perkembangan teknologi geospasial yang terus berkembang mengikuti kebutuhan dunia industri. Selain itu, rapat juga membahas persiapan pelepasan wisuda Departemen Teknologi Kebumian SV UGM sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya. Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan keberhasilan akademik, tetapi juga memperkuat hubungan antara alumni dengan almamater dalam membangun jejaring profesional dibidang geospasial.

Di tengah jalannya rapat, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng. selaku Dekan Sekolah Vokasi UGM turut hadir memberikan arahan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Departemen Teknologi Kebumian SV UGM memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan nasional melalui pengembangan ilmu dan teknologi geospasial.

"Departemen Teknologi Kebumian SV UGM merupakan salah satu bagian penting dalam pengembangan pemetaan dan pembangunan data geospasial di Indonesia. Oleh karena itu, penguatan kualitas pendidikan, kolaborasi dengan industri, serta pengembangan inovasi harus terus menjadi prioritas agar lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional," ujar Prof. Agus Maryono.

Sementara itu, Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. menyampaikan bahwa rapat internal merupakan forum penting untuk memastikan seluruh program departemen berjalan secara terintegrasi dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan vokasi.

"Melalui koordinasi yang kuat antardosen dan tenaga kependidikan, kami berkomitmen menghadirkan proses pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Sinergi ini menjadi modal utama dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing," ungkap Hidayat.

Melalui rapat internal ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, serta mengembangkan pendidikan vokasi yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional. Upaya tersebut sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

PIONIR DTK SV UGM 2026: Sambut Mahasiswa Baru dengan Semangat Kebersamaan dan Kekeluargaan

Yogyakarta — Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menyelenggarakan kegiatan Pionir Departemen Teknologi Kebumian 2026 pada Rabu (5/8). Kegiatan ini menjadi momentum penyambutan sekaligus pengenalan lingkungan akademik, organisasi, dan keluarga besar DTK SV UGM kepada mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pentas seni yang menampilkan tarian tradisional. Penampilan tersebut menjadi pembuka yang memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus menciptakan suasana hangat dan semarak bagi mahasiswa baru DTK SV UGM.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Departemen Teknologi Kebumian SV UGM, Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. Dalam sambutannya, Hidayat menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru dan mengajak mereka untuk membangun semangat belajar, beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan, serta aktif berkontribusi dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan di DTK SV UGM. Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa baru 2026. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus penyatuan seluruh keluarga besar DTK SV UGM dalam menyambut generasi baru.

Selanjutnya, mahasiswa baru mendapatkan pengenalan mengenai organisasi KMDTK (Keluarga Mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian) dan berbagai kegiatan di tingkat departemen. Sesi ini memberikan gambaran mengenai wadah pengembangan minat, bakat, kepemimpinan, serta kegiatan kemahasiswaan yang dapat diikuti selama menempuh pendidikan di DTK SV UGM.  Antusiasme mahasiswa semakin terasa dalam sesi Talkshow Departemen yang menghadirkan Khansa Eka Maulana, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis angkatan 2024 sekaligus Ketua BEM SV UGM periode 2026/2027. Melalui sesi tersebut, mahasiswa baru memperoleh perspektif mengenai pengalaman berorganisasi, kehidupan mahasiswa, serta pentingnya membangun relasi dan pengalaman selama berada di lingkungan kampus.

Suasana semakin meriah dengan penampilan Band DTK yang menghibur mahasiswa baru. Penampilan tersebut berhasil mencairkan suasana dan menciptakan interaksi yang lebih dekat antara mahasiswa baru dengan keluarga besar DTK SV UGM. Rangkaian kegiatan ditutup dengan Sambutan Pasak Bumi yang berlangsung meriah, penuh semangat, dan kehangatan. Kegiatan Pionir DTK SV UGM 2026 tidak hanya menjadi sarana penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, kepedulian, serta keterlibatan aktif mahasiswa dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penciptaan lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung pengembangan potensi mahasiswa, serta SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan karakter, kepemimpinan, partisipasi, dan budaya organisasi mahasiswa. Kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi dan kebersamaan antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta organisasi kemahasiswaan di lingkungan DTK SV UGM.

Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Perkuat Kolaborasi Pengabdian kepada Masyarakat di Kabupaten Kulon Progo

Kulon Progo, 28 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), Tim Pengabdian Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Kabupaten Kulon Progo di Kantor DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah guna mendukung pelaksanaan berbagai program pengabdian yang berorientasi pada peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi geospasial. Koordinasi dilakukan untuk menyamakan persepsi mengenai kebutuhan wilayah, mekanisme pelaksanaan kegiatan, serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah yang berbasis data.

Pada kesempatan tersebut, Tim Pengabdian TSPD memaparkan sejumlah program yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kulon Progo. Program-program tersebut meliputi pelatihan foto udara, pemetaan partisipatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), pemanfaatan teknologi drone untuk penyediaan data spasial, serta penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam pengelolaan wilayah secara partisipatif dan berkelanjutan.

 

Melalui berbagai program tersebut, Departemen Teknologi Kebumian berupaya mendorong pemanfaatan teknologi survei dan pemetaan sebagai instrumen dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis data spasial. Selain meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah di tingkat kapanewon dan kalurahan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses pengelolaan dan pembangunan wilayah.

Koordinasi bersama DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo juga menghasilkan kesepahaman mengenai pelaksanaan kegiatan di lapangan, sehingga setiap program dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini menunjukkan komitmen Departemen Teknologi Kebumian dalam mengembangkan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis keilmuan dan kebutuhan daerah. Pelaksanaan program juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan tata kelola wilayah berbasis data spasial, SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara Universitas Gadjah Mada, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Selenggarakan Workshop Penyusunan RPS Berbasis Kurikulum Tahun 2026

Yogyakarta — Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Kurikulum 2026 pada 22–23 Juli 2026 di University Club (UC) Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar dan Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis sebagai bagian dari persiapan implementasi Kurikulum 2026.

Workshop dibuka oleh Alif Subardono, S.T., M.Eng. selaku Manajer Unit Jaminan Mutu Sekolah Vokasi UGM yang mewakili Wakil Dekan Bidang Akademik Sekolah Vokasi UGM. Beliau menegaskan bahwa pentingnya penyusunan RPS sebagai salah satu instrumen utama dalam menjamin mutu pembelajaran sekaligus mendukung tercapainya capaian pembelajaran lulusan. Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Kepala Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM menyampaikan arah pengembangan Kurikulum 2026 serta pentingnya penyusunan RPS yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta standar penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, S.T., M.Sc., D.Sc., IPU. selaku narasumber dalam workshop ini memberikan pemaparan mengenai penyusunan RPS yang mengacu pada standar IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education). Materi tersebut membahas penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), penyusunan Course Learning Outcomes (CLO) yang selaras dengan Program Learning Outcomes (PLO), strategi pembelajaran, metode asesmen, serta penyusunan dokumen RPS yang memenuhi kriteria akreditasi IABEE.

Peserta dibagi berdasarkan program studi untuk memperoleh pembekalan teknis sesuai karakteristik kurikulum masing-masing. Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar memperoleh pemaparan naskah akademik Kurikulum 2026 dan petunjuk teknis penyusunan RPS berdasarkan standar UGM dan kriteria akreditasi IABEE yang disampaikan oleh Annisa Farida Hayuningsih, S.T., M.Eng., Ph.D. Sementara itu, Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis mengikuti sesi yang dipandu oleh Karen Slamet Harjo, S.Si., M.Sc., yang menjelaskan naskah akademik Kurikulum 2026 serta penyusunan RPS berdasarkan standar UGM dan kriteria akreditasi ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik).

Selama dua hari pelaksanaan, seluruh dosen bekerja secara intensif dalam kelompok program studi untuk menyusun, meninjau, dan menyempurnakan dokumen RPS setiap mata kuliah. Proses penyusunan dilakukan melalui diskusi kolaboratif dengan memperhatikan keterpaduan antara capaian pembelajaran, materi perkuliahan, strategi pembelajaran, metode asesmen, serta kesesuaian dengan profil lulusan dan kebutuhan pemangku kepentingan.

Kegiatan ditutup dengan sesi peninjauan hasil penyusunan RPS yang mempertemukan kembali kedua program studi untuk memaparkan progres, menyelaraskan hasil, serta mengidentifikasi tindak lanjut penyempurnaan sebelum Kurikulum 2026 diterapkan. Melalui workshop ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM berkomitmen menghasilkan dokumen RPS yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, sehingga mampu mendukung terciptanya lulusan yang kompeten serta memenuhi standar penjaminan mutu nasional dan internasional.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kualitas proses pembelajaran, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui inovasi dalam pengembangan pendidikan tinggi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penerapan standar akreditasi internasional dalam pengembangan kurikulum.

Tingkatkan Keahlian Penulis Berita, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Gelar Workshop Penulisan Berita SDGs

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada ( SV UGM) menyelenggarakan workshop (30/6) yang berfokus pada penulisan berita SDGs yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dalam menghasilkan berita institusi yang berkualitas dan kredibel. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, dengan menerapkan kaidah jurnalistik dan memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) yang dikembangkan oleh UGM.

Workshop dimulai dengan sesi monitoring dan evaluasi capaian pemberitaan SDGs untuk triwulan kedua tahun 2026, yang dipimpin oleh Manajer Unit Humas dan TIK, Sonia Dora Febri Esa, S.T.P., M.Sc. Sesi ini menjadi pengantar untuk diskusi selanjutnya mengenai peran AI dalam penulisan berita dan strategi penguatan narasi SDGs di lingkungan perguruan tinggi.

Tiga narasumber ahli diundang untuk berbagi wawasan tentang integrasi AI dalam penulisan berita dan penguatan narasi SDGs. Dr. Eng. Ir. Agustinus Winarno, S.T., M.Eng., menekankan bahwa AI harus dipandang sebagai alat pendukung yang meningkatkan efisiensi penulisan berita tanpa mengurangi peran manusia dalam menjaga akurasi, etika, dan kredibilitas informasi. Workshop ini juga mencakup inisiatif transformasi digital UGM, termasuk UGM Core, UGM Digital, UGM Analytics, dan UGM AI yang menunjukkan bagaimana inovasi ini dapat dimanfaatkan dalam penulisan berita institusi dan pengelolaan informasi. Peserta terlibat dalam diskusi interaktif, praktik penulisan berita, serta sesi tanya jawab dengan narasumber, menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif.

Dr. Mardhani Riasetiawan, M.T. selaku Kepala Biro Transformasi Digital UGM, mempresentasikan strategi pelaporan dan penguatan narasi SDGs dalam pemberitaan perguruan tinggi. Wawasannya memberikan kerangka kerja bagi peserta untuk secara efektif mengkomunikasikan kontribusi universitas dalam mencapai SDGs. Erlin Estiana Yuanti, S.S., M.A. selaku Dosen dan Sekretaris Departemen di UGM, mengadakan sesi tentang teknik penulisan jurnalistik dan praktik penyusunan berita. Pendekatan praktis ini memungkinkan peserta untuk menerapkan prinsip-prinsip yang dipelajari secara langsung, meningkatkan keterampilan mereka dalam menghasilkan berita institusi yang menarik dan informatif.

Tujuan workshop ini sejalan dengan SDG 9 yang berfokus pada industri, inovasi, dan infrastruktur. Dengan memperkenalkan AI dan alat transformasi digital, workshop ini bertujuan untuk mendorong inovasi dalam penulisan berita dan pengelolaan informasi di lingkungan universitas. Selain itu, acara ini menyoroti pentingnya kemitraan dalam mencapai SDGs, seperti yang diuraikan dalam SDG 17. Kolaborasi antarunit di lingkungan Sekolah Vokasi UGM dan keterlibatan narasumber ahli memperkuat kapasitas publikasi berkualitas dan mendukung komitmen universitas terhadap SDGs.

Sebagai kesimpulan, Workshop Penulisan Berita SDGs di Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas publikasi institusi. Dengan membekali peserta dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan, workshop ini bertujuan untuk menghasilkan berita yang kredibel dan berdampak, yang secara efektif mengkomunikasikan peran universitas dalam memajukan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Terpilih sebagai Delegasi Indonesia dalam SEMI Tech Zoomers 2026 di Malaysia

Khansa Eka Maulana, mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) berhasil terpilih sebagai salah satu delegasi perwakilan Indonesia dalam ajang Exhibition dan Bootcamp SEMI Tech Zoomers. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian utama SEMICON Southeast Asia 2026 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam kegiatan tersebut, Khansa tergabung bersama empat mahasiswa Sekolah Vokasi UGM lainnya, yaitu Mustafa Akmal Fakhrizal, Maulidan Imtinan Ahmada, Raden Roro Wyne Ananda Desideria, dan Gabriel Aurellia Manullang. Kelima mahasiswa ini menjadi bagian dari delegasi Indonesia yang mengikuti kegiatan bersama peserta dari berbagai negara, seperti Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Australia.

SEMI Tech Zoomers menjadi ruang bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat ekosistem industri semikonduktor, mulai dari proses manufaktur, pengembangan teknologi, hingga penerapan analisis data dalam penyelesaian persoalan industri. Bagi Khansa, pengalaman ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan di luar ruang perkuliahan, khususnya dalam memahami keterkaitan antara kompetensi teknis, analisis data, dan kebutuhan industri global.

Sebagai bagian dari kegiatan bootcamp, para peserta ditugaskan untuk menyelesaikan studi kasus nyata dari sejumlah perusahaan semikonduktor. Mereka diminta merumuskan solusi terhadap permasalahan manufaktur yang dihadapi industri. Tantangan ini menuntut kemampuan berpikir analitis, kerja sama lintas disiplin, serta ketepatan dalam membaca persoalan teknis.

“Kami ditantang untuk memberikan solusi pada problem manufaktur nyata. Keterlibatan peserta dari berbagai latar belakang memberikan gambaran mengenai pengalaman industri semikonduktor dengan perspektif lintas disiplin, seperti analisis pendekatan machine learning untuk logistik industri maupun analisis prediksi dalam konteks manufacturing,” ujar Khansa, salah satu perwakilan tim, Kamis (7/5).

Selain mengikuti sesi bootcamp, para peserta juga berkesempatan melakukan kunjungan ke beberapa pusat riset dan manufaktur di Malaysia, yaitu MIMOS Berhad serta ON Semiconductor Site 1 dan Site 2. Kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai proses produksi wafer dan chip semikonduktor yang menjadi komponen penting dalam perkembangan teknologi modern.

Keikutsertaan Khansa dalam kegiatan ini menjadi capaian membanggakan bagi Departemen Teknologi Kebumian SV UGM. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa departemen memiliki peluang luas untuk terlibat dalam forum teknologi berskala internasional, termasuk pada sektor industri yang menuntut kemampuan analitis, adaptasi teknologi, dan kolaborasi lintas disiplin.

Melalui partisipasi dalam SEMI Tech Zoomers 2026, para delegasi dari Indonesia diharapkan dapat membawa pengalaman dan wawasan baru yang menginspirasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring, serta berani mengambil peran dalam perkembangan teknologi di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis/Foto: Khansa Eka Maulana

Editor: -