Arsip:

SEKOLAH VOKASI UGM

Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Matangkan Program Akademik dan Perkuat Kolaborasi Industri Sambut Tahun Akademik 2026/2027

Yogyakarta – Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menggelar rapat internal departemen pada tanggal 4 Agustus 2026 sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Rapat yang dipimpin oleh Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM yang dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan DTK SV UGM untuk menyelaraskan program kerja serta memperkuat sinergi antarbidang dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Berbagai agenda strategis menjadi fokus pembahasan, meliputi bidang akademik, kurikulum, dan kemahasiswaan; keuangan, aset, dan sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama, serta berbagai agenda kelembagaan lainnya. Salah satu pembahasan utama adalah kesiapan pelaksanaan perkuliahan Semester Gasal 2026/2027, termasuk penyelenggaraan kuliah umum sebagai rangkaian penyambutan mahasiswa baru angkatan 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkenalkan lingkungan akademik, budaya belajar, serta perkembangan teknologi geospasial yang terus berkembang mengikuti kebutuhan dunia industri. Selain itu, rapat juga membahas persiapan pelepasan wisuda Departemen Teknologi Kebumian SV UGM sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya. Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan keberhasilan akademik, tetapi juga memperkuat hubungan antara alumni dengan almamater dalam membangun jejaring profesional dibidang geospasial.

Di tengah jalannya rapat, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng. selaku Dekan Sekolah Vokasi UGM turut hadir memberikan arahan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Departemen Teknologi Kebumian SV UGM memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan nasional melalui pengembangan ilmu dan teknologi geospasial.

"Departemen Teknologi Kebumian SV UGM merupakan salah satu bagian penting dalam pengembangan pemetaan dan pembangunan data geospasial di Indonesia. Oleh karena itu, penguatan kualitas pendidikan, kolaborasi dengan industri, serta pengembangan inovasi harus terus menjadi prioritas agar lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional," ujar Prof. Agus Maryono.

Sementara itu, Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. menyampaikan bahwa rapat internal merupakan forum penting untuk memastikan seluruh program departemen berjalan secara terintegrasi dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan vokasi.

"Melalui koordinasi yang kuat antardosen dan tenaga kependidikan, kami berkomitmen menghadirkan proses pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Sinergi ini menjadi modal utama dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing," ungkap Hidayat.

Melalui rapat internal ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, serta mengembangkan pendidikan vokasi yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional. Upaya tersebut sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Perkuat Kolaborasi Pengabdian kepada Masyarakat di Kabupaten Kulon Progo

Kulon Progo, 28 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), Tim Pengabdian Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Kabupaten Kulon Progo di Kantor DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah guna mendukung pelaksanaan berbagai program pengabdian yang berorientasi pada peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi geospasial. Koordinasi dilakukan untuk menyamakan persepsi mengenai kebutuhan wilayah, mekanisme pelaksanaan kegiatan, serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah yang berbasis data.

Pada kesempatan tersebut, Tim Pengabdian TSPD memaparkan sejumlah program yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kulon Progo. Program-program tersebut meliputi pelatihan foto udara, pemetaan partisipatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), pemanfaatan teknologi drone untuk penyediaan data spasial, serta penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam pengelolaan wilayah secara partisipatif dan berkelanjutan.

 

Melalui berbagai program tersebut, Departemen Teknologi Kebumian berupaya mendorong pemanfaatan teknologi survei dan pemetaan sebagai instrumen dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis data spasial. Selain meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah di tingkat kapanewon dan kalurahan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses pengelolaan dan pembangunan wilayah.

Koordinasi bersama DPMKPPKB Kabupaten Kulon Progo juga menghasilkan kesepahaman mengenai pelaksanaan kegiatan di lapangan, sehingga setiap program dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini menunjukkan komitmen Departemen Teknologi Kebumian dalam mengembangkan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis keilmuan dan kebutuhan daerah. Pelaksanaan program juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan tata kelola wilayah berbasis data spasial, SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara Universitas Gadjah Mada, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Selenggarakan Workshop Penyusunan RPS Berbasis Kurikulum Tahun 2026

Yogyakarta — Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Kurikulum 2026 pada 22–23 Juli 2026 di University Club (UC) Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar dan Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis sebagai bagian dari persiapan implementasi Kurikulum 2026.

Workshop dibuka oleh Alif Subardono, S.T., M.Eng. selaku Manajer Unit Jaminan Mutu Sekolah Vokasi UGM yang mewakili Wakil Dekan Bidang Akademik Sekolah Vokasi UGM. Beliau menegaskan bahwa pentingnya penyusunan RPS sebagai salah satu instrumen utama dalam menjamin mutu pembelajaran sekaligus mendukung tercapainya capaian pembelajaran lulusan. Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Kepala Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM menyampaikan arah pengembangan Kurikulum 2026 serta pentingnya penyusunan RPS yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta standar penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, S.T., M.Sc., D.Sc., IPU. selaku narasumber dalam workshop ini memberikan pemaparan mengenai penyusunan RPS yang mengacu pada standar IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education). Materi tersebut membahas penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), penyusunan Course Learning Outcomes (CLO) yang selaras dengan Program Learning Outcomes (PLO), strategi pembelajaran, metode asesmen, serta penyusunan dokumen RPS yang memenuhi kriteria akreditasi IABEE.

Peserta dibagi berdasarkan program studi untuk memperoleh pembekalan teknis sesuai karakteristik kurikulum masing-masing. Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar memperoleh pemaparan naskah akademik Kurikulum 2026 dan petunjuk teknis penyusunan RPS berdasarkan standar UGM dan kriteria akreditasi IABEE yang disampaikan oleh Annisa Farida Hayuningsih, S.T., M.Eng., Ph.D. Sementara itu, Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis mengikuti sesi yang dipandu oleh Karen Slamet Harjo, S.Si., M.Sc., yang menjelaskan naskah akademik Kurikulum 2026 serta penyusunan RPS berdasarkan standar UGM dan kriteria akreditasi ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik).

Selama dua hari pelaksanaan, seluruh dosen bekerja secara intensif dalam kelompok program studi untuk menyusun, meninjau, dan menyempurnakan dokumen RPS setiap mata kuliah. Proses penyusunan dilakukan melalui diskusi kolaboratif dengan memperhatikan keterpaduan antara capaian pembelajaran, materi perkuliahan, strategi pembelajaran, metode asesmen, serta kesesuaian dengan profil lulusan dan kebutuhan pemangku kepentingan.

Kegiatan ditutup dengan sesi peninjauan hasil penyusunan RPS yang mempertemukan kembali kedua program studi untuk memaparkan progres, menyelaraskan hasil, serta mengidentifikasi tindak lanjut penyempurnaan sebelum Kurikulum 2026 diterapkan. Melalui workshop ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM berkomitmen menghasilkan dokumen RPS yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, sehingga mampu mendukung terciptanya lulusan yang kompeten serta memenuhi standar penjaminan mutu nasional dan internasional.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kualitas proses pembelajaran, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui inovasi dalam pengembangan pendidikan tinggi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penerapan standar akreditasi internasional dalam pengembangan kurikulum.

Tingkatkan Keahlian Penulis Berita, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Gelar Workshop Penulisan Berita SDGs

Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada ( SV UGM) menyelenggarakan workshop (30/6) yang berfokus pada penulisan berita SDGs yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dalam menghasilkan berita institusi yang berkualitas dan kredibel. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, dengan menerapkan kaidah jurnalistik dan memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) yang dikembangkan oleh UGM.

Workshop dimulai dengan sesi monitoring dan evaluasi capaian pemberitaan SDGs untuk triwulan kedua tahun 2026, yang dipimpin oleh Manajer Unit Humas dan TIK, Sonia Dora Febri Esa, S.T.P., M.Sc. Sesi ini menjadi pengantar untuk diskusi selanjutnya mengenai peran AI dalam penulisan berita dan strategi penguatan narasi SDGs di lingkungan perguruan tinggi.

Tiga narasumber ahli diundang untuk berbagi wawasan tentang integrasi AI dalam penulisan berita dan penguatan narasi SDGs. Dr. Eng. Ir. Agustinus Winarno, S.T., M.Eng., menekankan bahwa AI harus dipandang sebagai alat pendukung yang meningkatkan efisiensi penulisan berita tanpa mengurangi peran manusia dalam menjaga akurasi, etika, dan kredibilitas informasi. Workshop ini juga mencakup inisiatif transformasi digital UGM, termasuk UGM Core, UGM Digital, UGM Analytics, dan UGM AI yang menunjukkan bagaimana inovasi ini dapat dimanfaatkan dalam penulisan berita institusi dan pengelolaan informasi. Peserta terlibat dalam diskusi interaktif, praktik penulisan berita, serta sesi tanya jawab dengan narasumber, menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif.

Dr. Mardhani Riasetiawan, M.T. selaku Kepala Biro Transformasi Digital UGM, mempresentasikan strategi pelaporan dan penguatan narasi SDGs dalam pemberitaan perguruan tinggi. Wawasannya memberikan kerangka kerja bagi peserta untuk secara efektif mengkomunikasikan kontribusi universitas dalam mencapai SDGs. Erlin Estiana Yuanti, S.S., M.A. selaku Dosen dan Sekretaris Departemen di UGM, mengadakan sesi tentang teknik penulisan jurnalistik dan praktik penyusunan berita. Pendekatan praktis ini memungkinkan peserta untuk menerapkan prinsip-prinsip yang dipelajari secara langsung, meningkatkan keterampilan mereka dalam menghasilkan berita institusi yang menarik dan informatif.

Tujuan workshop ini sejalan dengan SDG 9 yang berfokus pada industri, inovasi, dan infrastruktur. Dengan memperkenalkan AI dan alat transformasi digital, workshop ini bertujuan untuk mendorong inovasi dalam penulisan berita dan pengelolaan informasi di lingkungan universitas. Selain itu, acara ini menyoroti pentingnya kemitraan dalam mencapai SDGs, seperti yang diuraikan dalam SDG 17. Kolaborasi antarunit di lingkungan Sekolah Vokasi UGM dan keterlibatan narasumber ahli memperkuat kapasitas publikasi berkualitas dan mendukung komitmen universitas terhadap SDGs.

Sebagai kesimpulan, Workshop Penulisan Berita SDGs di Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas publikasi institusi. Dengan membekali peserta dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan, workshop ini bertujuan untuk menghasilkan berita yang kredibel dan berdampak, yang secara efektif mengkomunikasikan peran universitas dalam memajukan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Terpilih sebagai Delegasi Indonesia dalam SEMI Tech Zoomers 2026 di Malaysia

Khansa Eka Maulana, mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) berhasil terpilih sebagai salah satu delegasi perwakilan Indonesia dalam ajang Exhibition dan Bootcamp SEMI Tech Zoomers. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian utama SEMICON Southeast Asia 2026 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam kegiatan tersebut, Khansa tergabung bersama empat mahasiswa Sekolah Vokasi UGM lainnya, yaitu Mustafa Akmal Fakhrizal, Maulidan Imtinan Ahmada, Raden Roro Wyne Ananda Desideria, dan Gabriel Aurellia Manullang. Kelima mahasiswa ini menjadi bagian dari delegasi Indonesia yang mengikuti kegiatan bersama peserta dari berbagai negara, seperti Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Australia.

SEMI Tech Zoomers menjadi ruang bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat ekosistem industri semikonduktor, mulai dari proses manufaktur, pengembangan teknologi, hingga penerapan analisis data dalam penyelesaian persoalan industri. Bagi Khansa, pengalaman ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan di luar ruang perkuliahan, khususnya dalam memahami keterkaitan antara kompetensi teknis, analisis data, dan kebutuhan industri global.

Sebagai bagian dari kegiatan bootcamp, para peserta ditugaskan untuk menyelesaikan studi kasus nyata dari sejumlah perusahaan semikonduktor. Mereka diminta merumuskan solusi terhadap permasalahan manufaktur yang dihadapi industri. Tantangan ini menuntut kemampuan berpikir analitis, kerja sama lintas disiplin, serta ketepatan dalam membaca persoalan teknis.

“Kami ditantang untuk memberikan solusi pada problem manufaktur nyata. Keterlibatan peserta dari berbagai latar belakang memberikan gambaran mengenai pengalaman industri semikonduktor dengan perspektif lintas disiplin, seperti analisis pendekatan machine learning untuk logistik industri maupun analisis prediksi dalam konteks manufacturing,” ujar Khansa, salah satu perwakilan tim, Kamis (7/5).

Selain mengikuti sesi bootcamp, para peserta juga berkesempatan melakukan kunjungan ke beberapa pusat riset dan manufaktur di Malaysia, yaitu MIMOS Berhad serta ON Semiconductor Site 1 dan Site 2. Kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai proses produksi wafer dan chip semikonduktor yang menjadi komponen penting dalam perkembangan teknologi modern.

Keikutsertaan Khansa dalam kegiatan ini menjadi capaian membanggakan bagi Departemen Teknologi Kebumian SV UGM. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa departemen memiliki peluang luas untuk terlibat dalam forum teknologi berskala internasional, termasuk pada sektor industri yang menuntut kemampuan analitis, adaptasi teknologi, dan kolaborasi lintas disiplin.

Melalui partisipasi dalam SEMI Tech Zoomers 2026, para delegasi dari Indonesia diharapkan dapat membawa pengalaman dan wawasan baru yang menginspirasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring, serta berani mengambil peran dalam perkembangan teknologi di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis/Foto: Khansa Eka Maulana

Editor: -

Kolaborasi Industri dan Akademisi, Bhumi Varta Technology Jalin Kerja Sama Strategis dengan Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Yogyakarta, 19 Mei 2026 — Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menerima kunjungan dari Bhumi Varta Technology yang diselenggarakan selama dua hari pada 18–19 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri geospasial. Agenda utama kegiatan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Bhumi Varta Technology dan DTK SV UGM. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang penyelenggaraan kegiatan magang industri, pelaksanaan kegiatan praktisi mengajar, dan kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan pendidikan pada bidang teknologi dan informasi geospasial.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rivan Harits selaku Head of Sales Bhumi Varta Technology dan Rania Brawijaya selaku Business Development Partnership Specialist Bhumi Varta Technology turut berkontribusi sebagai mitra praktisi dalam kuliah teori mata kuliah Aplikasi SIG untuk Sosial, Ekonomi, dan Bisnis serta Aplikasi SIG untuk Transportasi dan Logistik pada Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis Angkatan 2023 (Semester 6). Kehadiran praktisi industri ini memberikan perspektif nyata kepada mahasiswa terkait implementasi Sistem Informasi Geografis (SIG) diberbagai sektor strategis.

Mahasiswa mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai pemanfaatan teknologi geospasial menggunakan platform LOKASI Intelligence sebagai produk unggulan Bhumi Varta Technology yang dijelaskan oleh Rania Brawijaya, baik secara penggunaan dan implementasi. Rivan Harits menjelaskan peran SIG pada bidang sosial, ekonomi, dan bisnis, materi mencakup Expansion Analysis yang meliputi Hexa Analysis, Site Profiling, dan Channel Classification untuk menentukan lokasi bisnis potensial berdasarkan karakteristik wilayah dan aktivitas masyarakat. Selain itu, Territory Planning Analysis mengintegrasikan data mobilitas dan SES (Socio Economic Status) untuk menghasilkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan tepat sasaran. Mahasiswa juga diperkenalkan pada konsep New Customer Acquisition dalam menentukan strategi ekspansi seperti penempatan ATM, aktivitas pemasaran berbasis lokasi, serta identifikasi pelanggan baru melalui analisis spasial. Aspek Asset Management, analisis POI, kompetitor, dan klasifikasi SES menjadi dasar dalam menentukan wilayah ekspansi bisnis yang optimal.

Sementara itu, pada mata kuliah Aplikasi SIG untuk Transportasi dan Logistik, Rivan Harits menghadirkan studi implementasi SIG dalam analisis mobilitas masyarakat, penentuan virtual stops, serta prediksi puncak permintaan penumpang. Integrasi data mobilitas, POI, dan transportasi publik juga diperkenalkan untuk mendukung konsep Mobility as a Service (MaaS). Lebih lanjut, SIG dimanfaatkan dalam analisis logistik untuk mengidentifikasi wilayah ekspansi potensial, mengevaluasi performa distribusi, dan memperkirakan potensi pendapatan berbasis data spasial dan sosial ekonomi. Konsep Transit-Oriented Development (TOD) turut dibahas sebagai pendekatan pengembangan kawasan berbasis transportasi publik yang didukung oleh data demografi, mobilitas, serta pola konsumsi masyarakat. Penerapan analisis Red Ocean dan Blue Ocean dalam menentukan rekomendasi tenant dan peluang bisnis di kawasan TOD seperti MRT dan LRT, dengan mempertimbangkan tingkat persaingan usaha, kebutuhan pasar, kepadatan penduduk, mobilitas masyarakat, serta potensi ekonomi wilayah untuk mendukung pengembangan transportasi dan kawasan perkotaan.

Melalui integrasi materi teori dan praktik berbasis platform LOKASI Intelligence, kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Diharapkan, kolaborasi ini mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa serta memperkuat kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan dibidang geospasial, khususnya pada bidang SIG pada sektor ekonomi, bisnis, transportasi, dan logistik.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan kritis mengenai integrasi data spasial, optimalisasi jaringan logistik, serta prospek karier di bidang geospasial menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap perkembangan teknologi ini.

DTK SV UGM dan Bhumi Varta Technology diharapkan terjalin hubungan yang berkelanjutan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi kebutuhan industri. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen kedua pihak dalam mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi geospasial untuk pembangunan berkelanjutan.

Tim Gisformer Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Raih Juara 1 Hackathon Competition Geophysics Day 4.0 Universitas Pertamina

Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SIG DTK SV UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim Gisformer UGM berhasil meraih Juara 1 pada ajang Hackathon Competition Geophysics Day 4.0 yang diselenggarakan oleh Universitas Pertamina pada 4–5 Mei 2026 di Jakarta. Kompetisi bergengsi bertema “Bridging Science and Society Through Geophysical Interpretation” tersebut mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkompetisi dalam bidang interpretasi dan pengolahan data geofisika. Pada babak final, sebanyak lima tim dari sejumlah universitas ternama, di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, bersaing menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menyelesaikan tantangan berbasis data geospasial dan geofisika.

Tim Gisformer UGM terdiri atas tiga mahasiswa angkatan 2024 Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis, yaitu Zulfatah Ahmad Khoiruddin, Hardika Ahmad Tegar Prakoso, dan Norman Addie Widjaya. Dalam kompetisi tersebut, tim tampil impresif sejak tahap awal hingga final dan berhasil unggul atas para finalis lainnya. Keberhasilan ini merupakan hasil dari persiapan intensif yang dilakukan selama kurang lebih satu bulan di bawah bimbingan Ade Febri Sandhini Putri, S.Si., M.Sc. selaku dosen pembimbing. Selama masa persiapan, tim fokus memperkuat kemampuan analisis data geofisika, pengolahan data spasial, serta teknik presentasi ilmiah. Dukungan dari Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada juga turut berperan dalam mendukung pencapaian tersebut.

Tim Gisformer menghasilkan produk utama berupa Peta Kesesuaian Pemasangan Turbin Angin di Jawa Tengah. Peta ini disusun melalui analisis dan interpretasi empat parameter geospasial secara terpisah menggunakan bahasa pemrograman Python meliputi data sesar, jenis tanah, topografi dari data DEM, dan data potensi angin. Seluruh proses pengolahan data geospasial dilakukan secara programatik menggunakan library Python seperti GeoPandas, Rasterio, dan Matplotlib sehingga menghasilkan visualisasi peta yang informatif dan reproducible. Hasil analisis keempat parameter tersebut kemudian disintesis secara ilmiah untuk menghasilkan klasifikasi zona kesesuaian dari kelas rendah hingga tinggi. Produk akhir ini menjadi rekomendasi spasial berbasis sains yang dapat dimanfaatkan sebagai acuan perencanaan energi terbarukan di wilayah Jawa Tengah.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada dan seluruh civitas akademika. Selain menjadi bukti dedikasi tinggi para anggota tim, pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi dalam mengharumkan nama almamater baik di kancah nasional maupun internasional.

Workshop “SLAM and RTK Integration to Map the Future with Falcon X” Hadirkan Pengalaman Praktis Teknologi Geospasial

Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) kembali menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas melalui workshop bertajuk “SLAM and RTK Integration to Map the Future with Falcon X”. Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Mei 2026 pukul 08.00–16.00 WIB di Hall Gedung Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial, khususnya dalam memahami integrasi teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) dan RTK (Real-Time Kinematic) dalam kegiatan pemetaan modern. Workshop ini diikuti oleh mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian SV UGM serta peserta umum yang memiliki minat dibidang survei dan pemetaan.

Workshop yang terselenggara melalui kolaborasi dengan PT Etrax Indo Sejahtera ini menghadirkan Muhamad Hasan Albana, S.T. selaku Manager Technical Engineer sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau mengajak peserta memahami bagaimana teknologi SLAM dan RTK bekerja secara terintegrasi dalam proses pemetaan modern, serta bagaimana teknologi tersebut mampu menghasilkan data geospasial dengan tingkat akurasi tinggi.

Tidak hanya mendengarkan materi, peserta juga diajak terlibat langsung dalam praktik penggunaan alat Falcon X. Dengan penuh antusias, mahasiswa mencoba mengoperasikan perangkat tersebut untuk melakukan pemindaian di area sekitar gedung perpustakaan Sekolah Vokasi UGM. Perangkat Falcon X yang digunakan mampu merekam lingkungan secara real-time yang menghasilkan jutaan titik data (point cloud) yang kemudian diolah menjadi informasi spasial yang detail dan presisi.

Momen praktik menjadi salah satu bagian yang paling menarik. Peserta dapat melihat secara langsung bagaimana data yang diambil di lapangan segera divisualisasikan dan memberikan gambaran nyata tentang proses pemetaan modern yang cepat dan efisien. Interaksi langsung dengan teknologi ini membuka pemahaman baru bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat keterkaitan antara teori yang dipelajari di kelas dengan kebutuhan di dunia industri.

Sepanjang kegiatan, diskusi berlangsung aktif dan dinamis. Berbagai pertanyaan muncul, mulai dari aspek teknis penggunaan alat hingga peluang penerapan teknologi SLAM dan RTK di berbagai sektor. Hal ini menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap penguasaan teknologi geospasial yang semakin berkembang.

Melalui workshop ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berbasis kolaborasi dengan industri. Upaya ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi geospasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi dan mitra industri.

Pelatihan LiDAR Topocraft bertajuk Precision Mapping Lab 2026 bersama Aksara Lab Indonesia

Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) kembali menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas melalui Pelatihan LiDAR Topocraft: Precision Mapping Lab 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Divisi Riset dan Pengembangan Keluarga Mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian (KMDTK) periode 2025/2026 yang berfokus pada penguatan kompetensi teknis di bidang geospasial, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum.

Pelatihan ini terselenggara melalui kolaborasi strategis dengan Aksara Lab Indonesia sebagai mitra profesional di bidang teknologi survei dan pemetaan. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam menjembatani kebutuhan akademik dan praktik industri, khususnya dalam pengolahan data LiDAR.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 08.00–12.00 WIB di Laboratorium Geomatika C, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa lintas program studi dan perguruan tinggi hingga peserta dari kalangan umum. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan penguasaan teknologi LiDAR semakin luas dan relevan di berbagai sektor.

Secara substansi, pelatihan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran praktis untuk memahami alur kerja (workflow) pengolahan data LiDAR secara komprehensif dan presisi. Peserta dibekali pemahaman mulai dari proses akuisisi, pengolahan, hingga interpretasi data, guna menghasilkan informasi geospasial yang akurat dan sesuai dengan standar profesional di industri pemetaan.

Lebih dari sekadar pelatihan, Pelatihan LiDAR Topocraft menjadi wadah kolaboratif untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan mengeksplorasi potensi riset berbasis data geospasial. Ruang interaksi yang terbuka ini diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi yang relevan dengan tantangan di bidang kebumian, khususnya dalam navigasi dan perencanaan tata ruang. Melalui kegiatan ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, baik dari kalangan akademisi maupun masyarakat umum, dalam menghadapi perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat.

Pelatihan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan teknis peserta, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan serta pengembangan teknologi LiDAR dalam bidang geospasial, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui penyediaan data spasial yang akurat untuk perencanaan wilayah, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor industri.

Eksplorasi Drone LiDAR, Mahasiswa Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Ikuti Kuliah Umum dan Praktik Bersama Praktisi Industri

Yogyakarta, 27 April 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD) angkatan 2025, Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (dtk SV UGM) mengikuti kuliah umum bertajuk “One Flight, Millions of Points: Performance Evaluation of DJI Zenmuse L3 LiDAR on the M400 Platform”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang teknologi geospasial, khususnya terkait pemanfaatan teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) berbasis drone untuk menghasilkan data berpresisi tinggi.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber dari PT Geo Investama Mandiri (GIM Surveyor), Rahmat Muslih Febriyanto, S.T., selaku Direktur PT Geo Investama Mandiri. Dalam pemaparannya, Rahmat menjelaskan secara komprehensif mengenai performa sensor LiDAR DJI Zenmuse L3 yang diintegrasikan dengan platform drone M400 dalam kegiatan survei dan pemetaan. Ia juga membagikan pengalaman implementasi teknologi tersebut dalam berbagai proyek industri, mulai dari pemetaan topografi hingga pemantauan infrastruktur.

Kegiatan yang berlangsung di Hall Gedung Perpustakaan SV UGM ini dibuka dengan sambutan dari, Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM, serta Rahmat Muslih Febriyanto, S.T., selaku Direktur PT Geo Investama Mandiri. Dalam sambutannya, Ketua Departemen Teknologi Kebumian SV UGM menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi dengan industri sebagai langkah untuk menjembatani kebutuhan akademik dengan tuntutan dunia kerja. Senada dengan hal tersebut, Direktur PT Geo Investama Mandiri juga menegaskan bahwa perkembangan teknologi geospasial yang sangat pesat menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang aplikatif.

Kegiatan berlangsung secara tertib dan interaktif, dengan antusiasme peserta yang tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi, terutama terkait aspek teknis penggunaan LiDAR, tantangan di lapangan, serta proses pengolahan data. Diskusi ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman sekaligus memperoleh wawasan langsung dari praktisi yang berpengalaman dibidangnya.

Dalam sesi materi, peserta diperkenalkan pada konsep dasar hingga penerapan lanjutan teknologi LiDAR. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah kemampuan sistem LiDAR dalam menghasilkan jutaan titik data (point cloud) hanya dalam satu kali penerbangan drone. Data tersebut kemudian diolah menjadi informasi geospasial yang akurat dan detail yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

Selain itu, narasumber juga menjelaskan alur kerja teknologi LiDAR secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan misi penerbangan, akuisisi data di lapangan, proses pengolahan data menggunakan perangkat lunak khusus, hingga tahap evaluasi kualitas data. Penjelasan ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai bagaimana teknologi tersebut diterapkan dalam praktik profesional.

Tidak hanya bersifat teoritis, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung di lapangan dan praktik pengolahan data LiDAR. Mahasiswa berkesempatan untuk melihat dan terlibat dalam proses penerbangan drone serta pengambilan data LiDAR. Melalui praktik ini, peserta dapat memahami secara lebih mendalam prosedur operasional serta tantangan teknis yang dihadapi dalam kegiatan survei berbasis drone.

Kegiatan ditutup dengan sesi penutupan dengan foto bersama dan pemberian merchandise bagi peserta yang aktif. Kegiatan kuliah umum dan praktik ini menjadi salah satu wujud komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi terkini. Melalui kolaborasi dengan mitra industri, mahasiswa tidak hanya dibekali dengan pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa TSPD mampu mengembangkan kompetensi di bidang geospasial secara lebih komprehensif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sinergi antara perguruan tinggi dan industri akan terus diperkuat guna mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap berkontribusi dalam pembangunan berbasis data geospasial.