Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SIG DTK SV UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim Gisformer UGM berhasil meraih Juara 1 pada ajang Hackathon Competition Geophysics Day 4.0 yang diselenggarakan oleh Universitas Pertamina pada 4–5 Mei 2026 di Jakarta. Kompetisi bergengsi bertema “Bridging Science and Society Through Geophysical Interpretation” tersebut mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkompetisi dalam bidang interpretasi dan pengolahan data geofisika. Pada babak final, sebanyak lima tim dari sejumlah universitas ternama, di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, bersaing menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menyelesaikan tantangan berbasis data geospasial dan geofisika.
Tim Gisformer UGM terdiri atas tiga mahasiswa angkatan 2024 Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis, yaitu Zulfatah Ahmad Khoiruddin, Hardika Ahmad Tegar Prakoso, dan Norman Addie Widjaya. Dalam kompetisi tersebut, tim tampil impresif sejak tahap awal hingga final dan berhasil unggul atas para finalis lainnya. Keberhasilan ini merupakan hasil dari persiapan intensif yang dilakukan selama kurang lebih satu bulan di bawah bimbingan Ade Febri Sandhini Putri, S.Si., M.Sc. selaku dosen pembimbing. Selama masa persiapan, tim fokus memperkuat kemampuan analisis data geofisika, pengolahan data spasial, serta teknik presentasi ilmiah. Dukungan dari Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada juga turut berperan dalam mendukung pencapaian tersebut.
Tim Gisformer menghasilkan produk utama berupa Peta Kesesuaian Pemasangan Turbin Angin di Jawa Tengah. Peta ini disusun melalui analisis dan interpretasi empat parameter geospasial secara terpisah menggunakan bahasa pemrograman Python meliputi data sesar, jenis tanah, topografi dari data DEM, dan data potensi angin. Seluruh proses pengolahan data geospasial dilakukan secara programatik menggunakan library Python seperti GeoPandas, Rasterio, dan Matplotlib sehingga menghasilkan visualisasi peta yang informatif dan reproducible. Hasil analisis keempat parameter tersebut kemudian disintesis secara ilmiah untuk menghasilkan klasifikasi zona kesesuaian dari kelas rendah hingga tinggi. Produk akhir ini menjadi rekomendasi spasial berbasis sains yang dapat dimanfaatkan sebagai acuan perencanaan energi terbarukan di wilayah Jawa Tengah.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada dan seluruh civitas akademika. Selain menjadi bukti dedikasi tinggi para anggota tim, pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi dalam mengharumkan nama almamater baik di kancah nasional maupun internasional.