Khansa Eka Maulana, mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) berhasil terpilih sebagai salah satu delegasi perwakilan Indonesia dalam ajang Exhibition dan Bootcamp SEMI Tech Zoomers. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian utama SEMICON Southeast Asia 2026 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam kegiatan tersebut, Khansa tergabung bersama empat mahasiswa Sekolah Vokasi UGM lainnya, yaitu Mustafa Akmal Fakhrizal, Maulidan Imtinan Ahmada, Raden Roro Wyne Ananda Desideria, dan Gabriel Aurellia Manullang. Kelima mahasiswa ini menjadi bagian dari delegasi Indonesia yang mengikuti kegiatan bersama peserta dari berbagai negara, seperti Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Australia.
SEMI Tech Zoomers menjadi ruang bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat ekosistem industri semikonduktor, mulai dari proses manufaktur, pengembangan teknologi, hingga penerapan analisis data dalam penyelesaian persoalan industri. Bagi Khansa, pengalaman ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan di luar ruang perkuliahan, khususnya dalam memahami keterkaitan antara kompetensi teknis, analisis data, dan kebutuhan industri global.
Sebagai bagian dari kegiatan bootcamp, para peserta ditugaskan untuk menyelesaikan studi kasus nyata dari sejumlah perusahaan semikonduktor. Mereka diminta merumuskan solusi terhadap permasalahan manufaktur yang dihadapi industri. Tantangan ini menuntut kemampuan berpikir analitis, kerja sama lintas disiplin, serta ketepatan dalam membaca persoalan teknis.
“Kami ditantang untuk memberikan solusi pada problem manufaktur nyata. Keterlibatan peserta dari berbagai latar belakang memberikan gambaran mengenai pengalaman industri semikonduktor dengan perspektif lintas disiplin, seperti analisis pendekatan machine learning untuk logistik industri maupun analisis prediksi dalam konteks manufacturing,” ujar Khansa, salah satu perwakilan tim, Kamis (7/5).
Selain mengikuti sesi bootcamp, para peserta juga berkesempatan melakukan kunjungan ke beberapa pusat riset dan manufaktur di Malaysia, yaitu MIMOS Berhad serta ON Semiconductor Site 1 dan Site 2. Kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai proses produksi wafer dan chip semikonduktor yang menjadi komponen penting dalam perkembangan teknologi modern.
Keikutsertaan Khansa dalam kegiatan ini menjadi capaian membanggakan bagi Departemen Teknologi Kebumian SV UGM. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa departemen memiliki peluang luas untuk terlibat dalam forum teknologi berskala internasional, termasuk pada sektor industri yang menuntut kemampuan analitis, adaptasi teknologi, dan kolaborasi lintas disiplin.
Melalui partisipasi dalam SEMI Tech Zoomers 2026, para delegasi dari Indonesia diharapkan dapat membawa pengalaman dan wawasan baru yang menginspirasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring, serta berani mengambil peran dalam perkembangan teknologi di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis/Foto: Khansa Eka Maulana
Editor: -