Yogyakarta — Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Kurikulum 2026 pada 22–23 Juli 2026 di University Club (UC) Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar dan Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis sebagai bagian dari persiapan implementasi Kurikulum 2026.
Workshop dibuka oleh Alif Subardono, S.T., M.Eng. selaku Manajer Unit Jaminan Mutu Sekolah Vokasi UGM yang mewakili Wakil Dekan Bidang Akademik Sekolah Vokasi UGM. Beliau menegaskan bahwa pentingnya penyusunan RPS sebagai salah satu instrumen utama dalam menjamin mutu pembelajaran sekaligus mendukung tercapainya capaian pembelajaran lulusan. Hidayat Panuntun, S.T., M.Eng., D.Sc. selaku Kepala Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi UGM menyampaikan arah pengembangan Kurikulum 2026 serta pentingnya penyusunan RPS yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta standar penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, S.T., M.Sc., D.Sc., IPU. selaku narasumber dalam workshop ini memberikan pemaparan mengenai penyusunan RPS yang mengacu pada standar IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education). Materi tersebut membahas penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), penyusunan Course Learning Outcomes (CLO) yang selaras dengan Program Learning Outcomes (PLO), strategi pembelajaran, metode asesmen, serta penyusunan dokumen RPS yang memenuhi kriteria akreditasi IABEE.
Peserta dibagi berdasarkan program studi untuk memperoleh pembekalan teknis sesuai karakteristik kurikulum masing-masing. Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar memperoleh pemaparan naskah akademik Kurikulum 2026 dan petunjuk teknis penyusunan RPS berdasarkan standar UGM dan kriteria akreditasi IABEE yang disampaikan oleh Annisa Farida Hayuningsih, S.T., M.Eng., Ph.D. Sementara itu, Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis mengikuti sesi yang dipandu oleh Karen Slamet Harjo, S.Si., M.Sc., yang menjelaskan naskah akademik Kurikulum 2026 serta penyusunan RPS berdasarkan standar UGM dan kriteria akreditasi ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik).
Selama dua hari pelaksanaan, seluruh dosen bekerja secara intensif dalam kelompok program studi untuk menyusun, meninjau, dan menyempurnakan dokumen RPS setiap mata kuliah. Proses penyusunan dilakukan melalui diskusi kolaboratif dengan memperhatikan keterpaduan antara capaian pembelajaran, materi perkuliahan, strategi pembelajaran, metode asesmen, serta kesesuaian dengan profil lulusan dan kebutuhan pemangku kepentingan.
Kegiatan ditutup dengan sesi peninjauan hasil penyusunan RPS yang mempertemukan kembali kedua program studi untuk memaparkan progres, menyelaraskan hasil, serta mengidentifikasi tindak lanjut penyempurnaan sebelum Kurikulum 2026 diterapkan. Melalui workshop ini, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM berkomitmen menghasilkan dokumen RPS yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, sehingga mampu mendukung terciptanya lulusan yang kompeten serta memenuhi standar penjaminan mutu nasional dan internasional.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kualitas proses pembelajaran, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui inovasi dalam pengembangan pendidikan tinggi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penerapan standar akreditasi internasional dalam pengembangan kurikulum.