Yogyakarta, 2 April 2026 — Departemen Teknologi Kebumian Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DTK SV UGM) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Teknologi Drone LiDAR dan Fotogrametri untuk Data Geospasial Presisi” yang berlangsung di Hall Gedung Perpustakaan SV UGM. Kegiatan ini menghadirkan praktisi dari PT Karta Bhumi Nusantara dan diikuti oleh mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dengan antusias.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC yang memandu jalannya kegiatan secara tertib dan komunikatif. Selanjutnya, acara secara resmi dibuka oleh dosen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM, Ir. Hanif Ilmawan, S.T., M.Eng., IPP. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan teknologi mutakhir di bidang geospasial, khususnya dalam menghadapi perkembangan industri yang semakin dinamis. Teknologi drone berbasis LiDAR dan fotogrametri dinilai memiliki peran strategis dalam menghasilkan data geospasial yang presisi, efisien, dan relevan untuk berbagai sektor pembangunan.
Kuliah umum kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim dari PT Karta Bhumi Nusantara. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai prinsip dasar teknologi LiDAR (Light Detection and Ranging) serta fotogrametri, termasuk keunggulan, perbedaan, dan implementasinya di lapangan. Pemateri juga menjelaskan bagaimana integrasi kedua teknologi tersebut mampu menghasilkan data spasial dengan tingkat akurasi tinggi yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan pemetaan.
Tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi demonstrasi alat penggunaan drone LiDAR oleh tim PT Karta Bhumi Nusantara. Demonstrasi alat ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai alur operasional penggunaan drone, mulai dari persiapan alat, proses akuisisi data di lapangan, hingga pengolahan data awal. Mahasiswa terlihat sangat antusias menyaksikan dan mencoba langsung teknologi tersebut.
Interaksi antara pemateri dan peserta semakin hidup pada sesi tanya jawab. Mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari aspek teknis penggunaan drone LiDAR, tantangan di lapangan, hingga peluang karier di industri geospasial. Partisipasi aktif ini mendapat apresiasi dari pihak PT Karta Bhumi Nusantara yang kemudian memberikan merchandise sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang berani dan kritis dalam bertanya.
Sebagai bentuk apresiasi dan simbol kerja sama, Departemen Teknologi Kebumian SV UGM juga menyerahkan plakat kepada PT Karta Bhumi Nusantara. Momen ini menjadi penanda hubungan baik antara dunia akademik dan industri yang diharapkan dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan kolaboratif di masa mendatang, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengembangan teknologi.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah yang diikuti oleh seluruh peserta dan narasumber. Suasana keakraban terlihat jelas saat mahasiswa dan pemateri saling berdiskusi secara informal. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan atas terselenggaranya kuliah umum ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dapat memperluas wawasan serta meningkatkan pemahaman praktis terkait teknologi drone LiDAR dan fotogrametri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia industri, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja yang menuntut kompetensi tinggi di bidang geospasial. Kuliah umum dan demonstrasi ini menjadi bukti nyata komitmen Departemen Teknologi Kebumian SV UGM dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan, aplikatif, dan selaras dengan perkembangan teknologi terkini.