Penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan vokasi menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Semangat tersebut diwujudkan melalui kunjungan akademik Program Studi Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan (SPIP), Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) ke Program Studi Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (TSPD), Departemen Teknologi Kebumian, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada hari Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan pendidikan vokasi di bidang survei, pemetaan, dan informasi pertanahan.
Dalam kegiatan tersebut, kedua program studi berdiskusi mengenai berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan dan pengelolaan program studi. Fokus pembahasan meliputi pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengelolaan laboratorium sebagai pendukung pembelajaran praktik, serta strategi peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia profesional.
Melalui forum ini, kedua program studi saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam mengelola pendidikan vokasi yang mengintegrasikan pembelajaran teoritis dengan pengalaman praktik di lapangan. Pertukaran gagasan tersebut diharapkan dapat memperkaya inovasi pembelajaran sekaligus mendorong pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap dinamika teknologi geospasial dan sektor pertanahan.
Selain aspek akademik, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk mengeksplorasi berbagai peluang kolaborasi antarinstitusi. Sejumlah potensi kerja sama yang dibahas mencakup pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, pertukaran pengetahuan serta tenaga ahli, penyelenggaraan seminar maupun kuliah tamu, hingga pemanfaatan fasilitas pembelajaran secara bersama untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi.
Bagi Departemen Teknologi Kebumian, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam memperluas jejaring kemitraan dengan institusi pendidikan dan pemangku kepentingan. Sinergi yang terbangun diharapkan tidak hanya menghasilkan kolaborasi akademik yang berkelanjutan, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman belajar, riset, dan pengembangan profesional yang lebih beragam.
Kunjungan akademik ini sekaligus menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pendidikan vokasi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan.