Yogyakarta, 2 September 2026 — Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) bekerja sama dengan Weathernews Inc., Jepang, menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “Weather, Climate & Digital Technology: From Data to Intelligent Solutions” di Ballroom Teaching and Learning Center (TILC) SV UGM pada Rabu (2/9). Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan pemanfaatan data cuaca dan iklim bagi sektor bisnis dan industri sekaligus mengeksplorasi penerapan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence) dan teknologi digital dalam menghasilkan solusi berbasis data.
Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng. selaku Dekan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengapresiasi kolaborasi antardepartemen yang mendukung terselenggaranya seminar internasional tersebut. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Chihito Kusabiraki dan Hirokazu Koro dari Weathernews Inc. yang telah berbagi pengetahuan mengenai pemanfaatan data cuaca, iklim, dan teknologi digital kepada sivitas akademika SV UGM. Seminar diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari Departemen Teknologi Kebumian, Departemen Teknik Elektro dan Informatika, dan Departemen Teknik Sipil SV UGM. Kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan Weathernews Inc. sebagai narasumber untuk berbagi wawasan mengenai perkembangan teknologi dan pemanfaatan informasi cuaca serta iklim dalam mendukung inovasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
Chihito Kusabiraki dari Weathernews Inc. menyampaikan materi bertajuk “Weather and Climate Information for Innovation, Business, and Climate Change Adaptation”. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa informasi cuaca dan iklim dapat menjadi sumber data strategis untuk mendukung inovasi, efisiensi operasional, dan pengambilan keputusan di berbagai sektor. Pemanfaatan data tersebut semakin penting di tengah meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan perubahan iklim. Dengan dukungan teknologi digital, kecerdasan artifisial, dan analisis data, informasi cuaca dan iklim dapat diolah menjadi solusi yang lebih akurat dan relevan bagi kebutuhan pengguna. Pemanfaatannya mencakup berbagai bidang, seperti transportasi, energi, pertanian, kebencanaan, dan kelautan, sekaligus mendukung upaya adaptasi terhadap perubahan iklim.
Selain itu, Hirokazu Koro menyampaikan informasi mengenai kompetisi dan peluang partisipasi mahasiswa dalam bidang pemanfaatan data observasi satelit. Kesempatan tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan jejaring internasional sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan analisis data dan menghasilkan solusi inovatif berbasis teknologi. Salah satu peluang yang diperkenalkan adalah 2nd Satellite Observation Data Utilization Contest, yang mengusung semangat “To analyze satellite data, understand the Earth, create solutions for a better future”. Kompetisi tersebut ditujukan bagi mahasiswa perguruan tinggi di kawasan Asia-Pasifik.
Dalam kesempatan ini, SV UGM memperoleh tawaran untuk mengikutsertakan hingga sembilan tim mahasiswa. Sebagai bagian dari dukungan terhadap kompetisi, peserta berkesempatan memperoleh perangkat pendukung pengamatan satelit, seperti antena dan penerima (receiver), yang disediakan oleh Weathernews Inc. Kesempatan ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam mengolah dan menganalisis data observasi satelit. Tim dengan capaian terbaik juga berpeluang memperoleh kesempatan untuk berkunjung ke Jepang sebagai bagian dari rangkaian kompetisi.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi SV UGM untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai pemanfaatan data kebumian dan teknologi digital sekaligus memperkuat kolaborasi internasional. Melalui kegiatan seminar dan peluang kompetisi tersebut, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kompetensi dalam pengolahan data, teknologi digital, serta pemecahan masalah berbasis data yang relevan dengan kebutuhan industri dan tantangan perubahan iklim. SV UGM terus mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai sarana menghasilkan inovasi dan solusi bagi berbagai persoalan kebumian. Kolaborasi dengan Weathernews Inc. diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi sivitas akademika SV UGM untuk terlibat dalam pengembangan teknologi dan inovasi di bidang cuaca, iklim, serta observasi bumi.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran dan kompetensi mahasiswa, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi dan pemanfaatan data satelit, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui penguatan pemahaman terhadap informasi cuaca, iklim, dan adaptasi perubahan iklim; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kerja sama internasional antara SV UGM dan Weathernews Inc., Jepang. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan pembelajaran, inovasi, dan pengembangan solusi berbasis teknologi untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.